Analisis Kestabilan Lereng pada Lokasi Tambang Batubara Tanah Laut Kalimantan Selatan

Main Article Content

Teddy Wartono Sudinda

Abstract

Analisa kestabilan lereng di lokasi tambang batubara tanah laut Kalimantan Selatan  telah dilakukan analisis tegangan-perpindahan dan Faktor Keamanan (SF) dengan  menggunakan  program Plaxis-2D. Pada permukaan lereng komponen gravitasi yang bekerja pada tanah cenderung akan menggerakkan tanah ke bawah. Komponen gravitasi ini disebut sebagai gaya penggerak tanah. Lereng mempunyai perkuatan alami yang berasal dari komponen material tanah itu sendiri untuk melawan gaya penggerak tanah, sehingga gerakkan tanah atau kelongsoran tidak terjadi. Ada banyak metode analisis yang bisa digunakan dalam menganilisis kestabilan lereng, salah satunya adalah dengan menggunakan Metode Elemen Hingga (Finite Element Method). Permasalahan kestabilan lereng diselesaikan dengan Metoda Elemen Hingga  dengan menggunakan program  Plaxis 2D, dimana data analisis diperoleh dari hasil penelitian terdahulu. Data analisis merupakan kombinasi dari berbagai data analisis yaitu jenis tanah dan kemiringan lereng.  Hasil analisis terdahulu dengan menggunakan program  Slope-W untuk Potongan  East (S-W Section),  Potongan West (S-W Section), Potongan East HW (N-S Section), Potongan East LW (N-S Section) diperoleh model keruntuhan (collapse)  dengan angka keamanan SF < 1.0 dan  dibandingkan dengan Analisis dengan menggunakan Plaxis-2D,  dimana  nilai angka keamanan  SF < 1 tidak bisa ditentukan. Berdasarkan analisa Slope-W diperoleh nilai SF < 1.0 (0.114)  dan analisis Plaxis  diperoleh nilai SF < 1 terjadi pada Potongan East (S-W Section), hal ini menunjukan bahwa Analisa dengan program Slope-W dan program Plaxis 2D mempunyai hasil yang sama dalam menentukan  kemungkinan akan terjadi keruntuhan.

Article Details

Section
Articles

References

Cheng, Y. M., & C. K. Lau. (2008). Slope Stability Analysis and Stabilization, New Methods and Insight London: Routledge

Das, B. M. (2006). Principles of Geotechnical Engineering, 5 th Edition. Toronto: Thomson.

Das, B. M. (2008). Fundamentals of Geotechnical Engineering, 3 rd Edition. Madrid:Geopie.

Fredlund, D.G., and Krahn, J., 1977. Comparison of slope stability methods of analysis. Canadian Geotechnical Journal, Vol. 14, No. 3, pp. 429 439

Jacob Fish & Ted Belytschko, A First Course in Finite Elements Copyright 2007 John Wiley & Sons Ltd, The Atrium, Southern Gate, Chichester, West Sussex PO19 8SQ, England.

Krahn, J. (2004). Stability Modeling with SLOPE/W, An Engineering Methodology .Alberta: GEO-SLOPE/W International, Ltd.

Pratama, A.W dkk. 2014. Aplikasi Software Plaxis untuk Analisis Penyebab Kelongsoran Di Perumahan Royal Sigura-Gura Malang. Universitas Brawijaya. Malang

PLAXIS Versi 8.2, Geotechnical Software, 2002, Delft Netherlands.

Widdowson, J.P. 1990. The Impacts Of Surface Mining Activities On Soil And Water. In T.F. Rijnberg (Ed.). Proceedings Of The Joint Seminar On Environmental Impacts Of Mining In Watersheed Management. Bogor And Tanjung Enim, November 5-14th., 1990.