PERCOBAAN APLIKASI PEMBANGKIT GELEMBUNG MIKRO UNTUK MENURUNKAN KANDUNGAN ZAT BESI DALAM AIR TANAH

Robertus Haryoto Indriatmoko, Arie Herlambang, Rudi Nugroho

Abstract


Penggunaan air tanah sebagai sumber air bersih untuk digunakan sebagai air minum sering terkendala oleh kualitas air mengandung besi terlarut yang cukup tinggi. Kandungan zat besi diatas 0,3 ppm menyebabkan sumber air tersebut tidak layak digunakan sebagai sumber air baku air bersih dan untuk kandungan besi diatas 0,05 ppm menyebabkan sumber tersebut tidak layak digunakan sebagai sumber air minum.  Air baku dengan kualitas seperti itu sebaiknya dilakukan pengolahan terlebih dahulu.  Air tanah yang berasal dari daerah vulkanik aktif dengan batuannya banyak mengandung zat besi terutama dari daerah yang sering mengalami perendaman air seperti daerah bekas sawah atau bekas rawa. Proses kimiawi yang bekerja di wilayah ini tersebut pada umumnya adalah proses reduksi. Pada umumnya besi yang ada terlarut dalam air adalah sebagai Fe2+ atau Fe3+, dalam ikatan kimia sebagai Fe2O3, Fe(OH)2 Fe(OH)3 ataunFeSO4. Setelah dilakukan ekploitasi atau pengambilan air tanah dan air baku tersebut mengalami kontak langsung dengan udara, maka akan berwana kecoklatan, berbau amis seperti karat besi. Ada tiga cara penurunan zat besi dalam air yaitu dengan cara 1. Aerasi, 2. Sedimentasi dan 3. Filtrasi. Dalam percobaan ini proses penurunan zat besi dilakukan dengan cara aerasi yaitu dengan mengaplikasikan penggunaan gelembung mikro yang dihasilkan dari generator pembangkit gelembung mikro dan dengan filtrasi. Pembangkit gelembung micro ini dibangkitkan oleh pompa KTN Merk Nikuni menghasilkan gelembung udara dengan diameter 20 micron yang digunakan sebagai bahan oksidator untuk air baku mengandung besi. Setelah proses oksidasi berlangsung dalam periode waktu tertentu kemudian disaring dan diukur sisa kandungannya. Hasil percobaanadalah pada kandungan besi dalam air baku sebesar 1,16 ppm yang direaksikan dalam sebuah reactor maka efisiensi oksidasi dapat dicapai dengan baik dan berhasil menambah kelarutan oksigen dalam air sebesar 71-80 % dan menurunkan zat besi dalam air baku sampai mencapai 38-56 % pada pH 7. Kesimpulan yang dapat diambil melalui percobaan ini adalah bahwa generator gelembung mikro mampu digunakan sebagai sebuah cara untuk mengoksidasi zat besi terlarut dalam air baku dan dapat dimanfaatkan sebagai sebuah cara untuk meningkatkan kandungan oksigen terlarut air baku.

Kata kunci: air tanah, zat besi terlarut, pembangkit gelembung mikro, oksidasi

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.29122/jai.v10i1.3749

Refbacks

  • There are currently no refbacks.