POTENSI PENCEMARAN LIMBAH INDUSTRI TERHADAP KESEHATAN MASYARAKAT DAN BIOTA AIR DI WILAYAH PESISIR CILEGON

Ja’far Salim

Abstract


Banyak wilayah pesisir di dunia, termasuk Indonesia telah mengalami tekanan ekologi yang semakin parah dan kompleks, apakah itu polusi, degradasi fisik habitat pesisir, serta konflik ruang dan penggunaan sumber daya. Tujuan dari penelitian ini adalah: mengidentifikasi jenis penyakit pada populasi industri; menentukan kualitas air laut di pesisir dan mengetahui standar kualitas logam berat pada biota di perairan pesisir. Hasil dari penelitian ini adalah: semakin jauh lokasi industri, maka jumlah komunitas yang terkena penyakit rendah, hal ini disebabkan semakin jauh dari lokasi polusi udara industri, sehingga mempengaruhi semakin rendah polusi udara rendah, limbah industri menjadi kriteria limbah B3, tetapi tidak mengakibatkan kualitas air laut yang buruk di wilayah pesisir Cilegon sehingga masih semua dalam batas aman dan tidak melewati baku mutu air laut; konsentrasi logam berat dalam sedimen dan kerang cukup tinggi sehingga Pb dalam insang mencapai 87 ppm, sedangkan hati (hepatopancreas) mencapai 97 ppm. Konsentrasi Cd di insang mencapai 69 ppm, sedangkan hati mencapai 171 ppm. Konsentrasi Cr dalam insang mencapai 13.3 ppm, sedangkan hati mencapai 75.64 ppm. Konsentrasi Hg dalam insang mencapai 69 ppm, sedangkan hati mencapai 121.52 ppm.

Kata kunci: limbah Industri, jenis penyakit, kualitas standar, logam berat, wilayah pesisir

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.29122/jai.v10i1.3752

Refbacks

  • There are currently no refbacks.