UJI KINERJA PENGOLAHAN AIR LIMBAH INDUSTRI NATA DE COCO DENGAN PROSES LUMPUR AKTIF

Main Article Content

Nusa Idaman Said
Wahyu Widayat

Abstract

Industri Nata de Coco merupakan merupakan salah satu agroindustri yang dalam proses produksinya menghasilkan air limbah yang bersifat asam dan mengandung konsentrasi polutan organik yang tinggi, terutama air limbah yang berasal dari sisa fermentasi nata. Oleh karena itu, air limbah tersebut harus diolah dengan baik agar tidak mencemari lingkungan. Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Baku Mutu Air Limbah, baku mutu air limbah industri Nata de Coco yang boleh dibuang ke badan air atau saluran umum yakni dengan konsentrasi maksimum COD 150 mg/l, BOD 75 mg/l, TSS 100 mg/l dan pH 6-9. Tujuan penelitian ini adalah melakukan uji kinerja pengolahan air limbah industri Nata de Coco yang berlokasi di Gunung Putri, Kabupaten Bogor, menggunakan proses lumpur aktif. Penelitian dilakukan mulai bulan Februari sampai dengan bulan April 2019. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa air limbah industri Nata de Coco mempunyai pH yang rendah dengan konsentrasi zat organik (COD) yang tinggi, dapat mencapai lebih dari 5000 mg/l. Perbandingan BOD/COD air limbah berkisar 0,34 sehingga relatif sulit untuk terurai secara biologis. Untuk mengolahan air limbah industri Nata de Coco dengan menggunakan proses lumpur aktif, pH air perlu dinaikan menjadi sekitar 8 agar proses lumpur aktif berjalan optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan beban COD rata-rata 0,56 kg COD/m3.hari didapatkan efisiensi rata-rata penghilangan COD sebesar 95,7 %.

 

Kata Kunci: Air Limbah, Nata de Coco, Lumpur Aktif

Article Details

Section
Articles