FITOREMEDIASI AIR LIMBAH LABORATORIUM ANALITIK UNIVERSITAS JEMBER DENGAN PEMANFAATAN TANAMAN ECENG GONDOK DAN LEMBANG

Main Article Content

Elida Novita
Sri Wahyuningsih
Dwi Andriana Na'imatul Jannah
Hendra Andiananta Pradana

Abstract

Phytoremediation of Analytical Laboratory of Jember University Waste Water by The Use of Water Hyacinth and Cattail Plants

Analytical laboratory waste water at Jember University has organic and inorganic materials which can be categorized as biodegradable or non-biodegradable wastes. This study focused on comparing the ability between water hyacinth (Eichhornia crassipes) and cattail (Typha angustifolia) plant in reducing the pollutants as a consideration in selecting plants for waste water treatment at Jember University. The stages in this research consisted of filtration using silica sand, adsorption using activated carbon and zeolites, and phytoremediation using water hyacinth and cattail plants. The phytoremediation treatment was carried out during 14 days with a density of 40 g L–1. Cattail plant treatment had a higher value of pollutant reduction efficiency in waste water compared to water hyacinth. The reduction efficiency parameters. namely turbidity, TSS, BOD, COD, and Cr, were 92.18, 84, 74, 64, and 49%, respectively. The results of this study provide an alternative treatment for laboratory waste water which has an environmentally friendly character at Jember University.

Keywords: Chromium (Cr), Eichhornia crassipes, filtration and adsorption, Typha angustifolia, water quality

ABSTRAK

Air limbah laboratorium analitik di Universitas Jember mengandung bahan organik dan anorganik yang bersifat mudah diuraikan maupun toksik. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan kemampuan reduksi polutan oleh eceng gondok (Eichhornia crassipes) dan lembang (Typha angustifolia) sebagai pertimbangan pemilihan tanaman untuk menangani air limbah laboratorium di lingkungan Universitas Jember. Tahapan penelitian terdiri atas filtrasi menggunakan pasir silika, adsorpsi menggunakan karbon aktif dan zeolit, serta fitoremediasi menggunakan eceng gondok dan lembang. Waktu tanaman eceng gondok dan lembang diinkubasi menggunakan teknik fitoremediasi selama 14 hari dengan densitas 40 g L–1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanganan air limbah menggunakan lembang memiliki nilai efisiensi reduksi polutan pada air limbah lebih tinggi daripada eceng gondok. Nilai efisiensi reduksi tersebut berupa parameter kekeruhan, TSS, BOD, COD, dan Cr secara berurutan sebesar 92,18, 84, 74, 64, dan 49%. Hasil penelitian ini menjadi alternatif penanganan air limbah laboratorium yang ramah lingkungan.

Article Details

How to Cite
Novita, E., Wahyuningsih, S., Jannah, D. A. N., & Pradana, H. A. (2020). FITOREMEDIASI AIR LIMBAH LABORATORIUM ANALITIK UNIVERSITAS JEMBER DENGAN PEMANFAATAN TANAMAN ECENG GONDOK DAN LEMBANG. Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia (JBBI), 7(1), 121–135. https://doi.org/10.29122/jbbi.v7i1.3850
Section
Research Articles

References

Abdulgani H, Izzati M, Sudarno S (2014) Kemampuan tumbuhan Typha angustifolia dalam sistem subsurface flow constructed wetland untuk pengolahan limbah cair industri kerupuk (Studi kasus limbah cair sentra industri kerupuk Desa Kenanga Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu Jawa Barat). Bioma 16:90–101. doi: 10.14710/bioma.16.2.90-101

Astuti LP, Indriatmoko (2018) Kemampuan beberapa tumbuhan air dalam menurunkan pencemaran bahan organik dan fosfat untuk memperbaiki kualitas air. J Teknol Lingkung 19:183–190. doi: 10.29122/jtl.v19i2.2063

Atima W (2015) BOD dan COD sebagai parameter pencemaran air dan baku mutu air limbah. J Biol Sci Educ 4:83–93. doi: 10.33477/bs.v4i1.532

Atmono, Natalina, Mukti AD (2017) Pengaruh arang aktif dan zeolit sebagai media adsorben dalam penurunan kadar logam krom pada air limbah cair penyablonan pakaian. J Rekayasa Teknol Sains 1:21–27. doi: 10.33024/jrets.v1i1.982

Audiana M, Apriani I, Kadaria U (2017) Pengolahan limbah cair laboratorium teknik lingkungan dengan koagulasi dan adsorpsi untuk menurunkan COD, Fe, dan Pb. J Teknol Lingkung Lahan Basah 5:1–10. doi: 10.26418/jtllb.v5i1.18012

Bais SS, Lawrence K, Pandey AK (2016) Phytoremediation potential of Eichhornia crassipes (Mart.) Solms. Int J Environ Agric Biotechnol (IJEAB) 1:210–217. doi: 10.22161/ijeab/1.2.16

Bareen F dan Khilji S (2008) Bioaccumulation of metals from tannery sludge by Typha angustifolia L. Afr J Biotechnol 7:3314–3320. doi: 10.5897/AJB08.220

Christiany A, Suprihatin, Indrasti NS (2018) Potensi teknis - ekonomis daur ulang efluen air limbah industri tekstil menggunakan aplikasi arang aktif. J Pengelolaan Sumberd Alam Lingkung 9:229–240. doi: 10.29244/jpsl.9.2.229-240

Crini G, Lichtfouse E (2019) Advantages and disadvantages of techniques used for wastewater treatment. Environ Chem Lett 17:145–155. doi: 10.1007/s10311-018-0785-9

Darmayanti L, Handayani YL, Josua MTS (2011) Pengaruh penambahan media pada sumur resapan dalam memperbaiki kualitas air limbah rumah tangga. J Sains Teknol 10:61–66. ISSN 2548-8570

Daulay AH, Manalu K, Masthura (2019) Pengaruh kombinasi media filter karbon aktif dengan zeolit dalam menurunkan kadar logam air sumur. J Islamic Sci Technol 4:91–96. doi: 10.30929/jt.v4i2.6543

De Anda J, Lopez-Lopez A, Villages-Garcia E, Valdivia-Avina K (2018) High-strength domestic wastewater treatment and reuse with onsite passive methods. Water 10:99. doi: 10.3390/w10020099

Djo YHW, Suastuti DA, Suprihatin IE, Sulihingtyas WD (2017) Fitoremediasi limbah cair UPT laboratorium analitik Universitas Udayana menggunakan tanaman eceng gondok (Eichhornia crassipes) ditinjau dari penurunan nilai COD dan kandungan logam berat Cu dan Cr. Jurnal Media Sains 1:63–70. doi: 10.36002/jms%203.v1i2.263

Elystia S, Sasmita A, Purwanti (2014) Pengolahan kandungan COD limbah cair pabrik kelapa sawit oleh Typha latifolia dengan metode fitoremediasi. Dampak J Teknik Lingkung Unand 11:88–95. doi: 10.25077/dampak.11.2.88-95.2014

Emelda L, Putri SM, Ginting S (2013) Pemanfaatan zeolit alam teraktivasi untuk adsorpsi logam Cr3+. J Rekayasa Kim Lingkung 9:166–172. doi: 10.23955/rkl.v9i4.1229

Hidayah EN, Djalalembah A, Asmar GA, Cahyonugroho OH (2018) Pengaruh aerasi dalam constructed wetland pada pengolahan air limbah domestik. J Ilmu Lingkung 16:155–161. doi: 10.14710/jil.16.2.155-161

Hidayati N (2005) Fitoremediasi dan potensi tumbuhan hiperakumulator. Hayati 12:35–40. doi: 10.1016/S1978-3019(16)30321-7

Irhamni, Pandia S, Purba E, Hasan W (2018) Analisis limbah tumbuhan fitoremediasi (Typha latifolia, eceng gondok, kiambang) dalam menyerap logam berat. Serambi Engineering 3:344–351. doi: 10.32672/jse.v3i2.439

Jaiyeola AT, Bwapwa JK (2016) Treatment technology for brewery wastewater in a water-scarce country: A review. S Afr J Sci 112:2015–0069. doi: 10.17159/sajs.2016/20150069

Kristanto P (2002) Ekologi Industri. ISBN: 978-979-29-3425-0. Penerbit Andi, Yogyakarta

Manasika AP (2015) Analisis pengaruh variasi densitas eceng gondok (Eichhornia crassipes (Mart.) solm) pada fitoremediasi limbah cair kopi. Skripsi, Universitas Jember

Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia (2014) Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Baku Mutu Air Limbah. Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Jakarta

Mukaromah U (2019) Penanganan limbah cair pengolahan kedelai edamame (Glycine max) menggunakan fitoremediasi eceng gondok. Skripsi, Universitas Jember

Nasrullah S, Hayati R, Kadaria U (2017) Pengolahan limbah karet dengan fitoremediasi menggunakan tanaman Typha angustifolia. J Teknol Lahan Basah 5:1–10. doi: 10.26418/jtllb.v5i1.18546

Novita E, Hermawan AAG, Wahyuningsih S (2019b) Komparasi proses fitoremediasi limbah cair pembuatan tempe menggunakan tiga jenis tanaman air. J Agroteknol 13:16–24. doi: 10.19184/j-agt.v13i01.8000

Novita E, Pradana HA, Wahyuningsih S, Hartiningsih ES (2019a) Characterization of laboratory wastewater for wastewater treatment plants used environmental biotechnology. International Conference on Sustainability Science and Management, 14–15 November 2019, Denpasar, Bali

Novita E, Wahyuningish S, Pradana HA (2018) Variasi komposisi input proses anaerobik untuk produksi biogas pada penanganan limbah cair kopi. J Agroteknol 12:43–57. doi: 10.19184/j-agt.v12i1.7887

Nurhayati I, Sugito S, Pertiwi A (2018) Pengolahan limbah cair laboratorium dengan adsorpsi dan pretreatment netralisasi dan koagulasi. J Sains Teknol Lingkung 10:125–138. doi: 10.20885/jstl.vol10.iss2.art5

Nursari I, Jafar N, Yusuf FN, Said MS (2019) Analisis pengaruh fase tumbuh tanaman eceng gondok terhadap kemampuan fitoremediasi Cr6+ pada limbah cair pertambangan nikel. J Geomine 7:23–29. doi: 10.33536/jg.v7i1.337

Putri YD, Holik HA, Musfiroh I, Aryanti AD (2014) Pemanfaatan tanaman eceng-ecengan (Ponteridaceae) sebagai agen fitoremediasi dalam pengolahan limbah krom. Indones J Pharm Sci Technol 1:20–25. doi: 10.15416/ijpst.v1i1.7510

Rais A, Fitrianingsih Y, Ruliansyah A (2017) Rancangan bangun alat pengolahan air gambut dengan sistem filtrasi untuk budidaya perikanan. J Teknol Lingkung Lahan Basah 5:1–10. doi: 10.26418/jtllb.v5i1.18354

Rondonuwu SB (2014) Fitoremediasi limbah merkuri menggunakan tanaman dan sistem reaktor. J Ilm Sains 14:52–59. doi: 10.35799/jis.14.1.2014.4951

Safarrida A, Ngadiman, Widada J (2015) Fitoremediasi kandungan kromium pada limbah cair menggunakan tanaman air. J Bioteknol Biosains Indones 2:55–59. doi: 10.29122/jbbi.v2i2.509

Safrizal MR (2016) Pengaruh biomassa eceng gondok dan aerasi terhadap penurunan konsentrasi limbah cair pengolahan kopi. Skripsi, Universitas Jember

Saha P, Shinde O, Sarkar S (2017) Phytoremediation of industrial mines wastewater using water hyacinth. Int J Phytoremediation 19:87–96. doi: 10.1080/15226514.2016.1216078

Santoso U, Mahreda ES, Shadiq F, Biyatmoko D (2014) Pengolahan limbah cair sasirangan melalui kombinasi metode filtrasi dan fitoremediasi sistem lahan basah buatan menggunakan tumbuhan air yang berbeda. EnviroScienteae 10:157–170. doi: 10.20527/es.v10i3.1978

Setyobudiarso H, Yuwono E (2014) Rancang bangun alat penjernih air limbah cair laundry dengan menggunakan media penyaring kombinasi pasir – arang aktif. J Neutrino 6:84–90. doi: 10.18860/neu.v0i0.2587

Sitompul DF, Sutisna M, Pharmawati K (2013) Pengolahan limbah cair Hotel Aston Braga City Walk dengan proses fitoremediasi menggunakan tumbuhan eceng gondok. J Reka Lingkung 1:105–114. doi: 10.26760/rekalingkungan.v1i2.105-114

Suhardjo D (2008) Penurunan COD, TSS, dan total fosfat pada septic tank limbah Mataram Citra Sembada Catering dengan menggunakan wastewater garden. J Mns Lingkung 15:79–89. doi: 10.22146/jml.18681

Suharto B, Susanawati LD, Wilistien BI (2011) Penurunan kandungan logam Pb dan Cr leachate melalui fitoremediasi bambu air (Equisetum hyemale) dan zeolit. Agrointek 5:133–143. doi: 10.21107/agrointek.v5i2.1946

Sulistyanti D, Antoniker, Nasrokhah (2018) Penerapan metode filtrasi dan adsorpsi dalam pengolahan limbah laboratorium. EduChemia 3:147–156. doi: 10.30870/educhemia.v3i2.2430

Sumarli, Yulianti I, Masturi, Munawaroh R (2016) Pengaruh variasi massa zeolit pada pengolahan air limbah pabrik pakan ternak melalui media filtrasi. Pros Seminar Nas Fis 5:SNF2016-ERE. doi: 10.21009/0305020608

Wimbaningrum R, Arianti I, Sulistiyowati H (2020) Efektivitas tanaman lembang (Typha angustifolia L) di lahan basah buatan dalam penurunan kadar TSS, BOD, dan fosfat pada air limbah industri laundry. Berk Sainstek 8:25–28. doi: 10.19184/bst.v8i1.16499

Zulius A (2017) Rancangan bangun monitoring pH air menggunakan soil moisture sensor di SMK 1 Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang. J Sistem Inf Ilmu Komputer 2:37–43. doi: 10.32767/JUSIKOM.V2I1.46