ANALISIS DAN KARAKTERISASI BADAN AIR SUNGAI, DALAM RANGKA MENUNJANG PEMASANGAN SISTIM PEMANTAUAN SUNGAI SECARA TELEMETRI

Seno Adi

Abstract


Untuk mengetahui karakteristik suatu badan air sungai dengan lebar penampang yang cukup besar memerlukan pendekatan beberapa pengamatan dengan melakukan pengukuran secara vertikal maupun horizontal. Pengukuran vertikal adalah pengukuran secara memanjang dari sisi tepi yang satu kesisi tepi lawannya sedangkan pengukuran horizontal adalah dengan membagi kedalaman sungai. Sehubungan dengan akan dipasangnya suatu sistim pemantauan telemetri disungai Siak dimana sensor akan diletakkan pada tepi sungai dgn jarak kira-kira 20m dari
tepi sungai, maka untuk mendapatkan data yang mewakili telah dilakukan
pengukuran secara vertical dengan interval 20 m dan pengukuran horizontal 0,5 m, 5 m, 10 m, 15 m dengan beberapa parameter yg diukur adalah temteratur, pH, kandungan Oksigen, konduktivitas, turbiditas, kecepatan aliran. Berdasarkan hasil pengukuran dan pengamatan dari beberapa parameter kuantitas dan kualitas air pada penampang badan air sungai, hanya kecepatan aliran sungai dan kandungan oksigen terlarut yang memiliki perbedaan yang signifikan. Kecepatan aliran sungai pada bagian tengah sungai dapat mencapai 10 x kecepatan aliran pada tepi sungai,
terutama pada saat kondisi surut, sedangkan pada saat pasang hanya terjadi pengaliran dibagian tengah dan dibagian tepi sungai tidak terjadi pengaliran (kecepatan aliran 0). Sedangkan kandungan oksigen terlarut pada bagian tengah sungai menunjukkan nilai yang lebih besar sampai dengan 0,5 - 0,6 mg/l dibandingkan pada sisi tepi sungai. Dengan demikian penempatan alat ukur kualitas air maupun kuantitas air (terutama parameter kecepatan aliran) secara permanen yang biasanya hanya mungkin dilakukan pada bagian tepi sungai, perlu memasukkan faktor koreksi sebagai hasil final yang dapat mewakili konsidi suatu profil badan air sungai.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.