PROSEDUR SURVEI PEMETAAN BAWAH LAUT UNTUK PERENCANAAN PEMASANGAN SISTEM KABEL LAUT INDONESIA CABLE BASE TSUNAMIMETER (INA-CBT)

Main Article Content

Dwi haryanto
Hendra Kurnia Febriawan
Yudo Haryadi
Rahadian
Djunaedi Muljawan

Abstract

Tsunami merupakan kejadian alam yang dipengaruhi oleh aktifitasyang terjadi di dasar laut seperti gempa laut, gunung berapimeletus, dantanah longsor di dasar laut. Indonesia yang berada pada kawasan “Pacific ring of fire” merupakan negara yang rawan akan bencana tsunami. Saat ini, BPPT telah mengembangkan beberapateknologi untuk mendeteksi tsunami, salah satunya dengan Indonesia Cable Base Tsunamimeter (Ina-CBT). Teknologi ini dapat mendeteksi tsunami dengan menggunakan sensor di Ocean Bottom Unit (OBU) yang terpasang di dasar laut dan kemudian OBU dapat mengirimkan sinyal melalui kabel di dasar laut ke stasiun di darat. Pada tahun 2020 ini, BPPT berencana akan melakukan pemasangan empat kabel laut Indonesia (Ina-CBT) di beberapa lokasi yang memiliki potensi tsunami yang cukup besar yaitu segment Labuan Bajo,segment Rokatenda, segment Ibu Kota Negara (IKN) dan segment Cilacap – Krui.Untuk mendukung kegiatan Ina-CBT, perlu dilakukan survei pemetaan dasar laut untuk mengetahui kondisi dasar laut agar didapatkan lokasi penempatan kabel laut yang tepat dan terhindar dari bahaya (hazard) baik pada saat penggelaran maupun untuk keperluan pemeliharaan kabel.  Penelitian ini menjelaskan prosedur pelaksanaan survei pemetaan bawah laut untuk perencanaan sistem kabel laut Indonesia (Ina-CBT).Prosedur pelaksanaan survei meliputi lingkup pekerjaan survei, metode survei, wahana dan peralatan survei, proses data hasil survei, dan laporan hasil survei. Pengembangan prosedur survei yang tepat diperlukan untuk menghasilkan data yang berkualitas.


 


 

Article Details

Section
Articles
Author Biography

Dwi haryanto, Balai Teknologi Survei Kelautan - BPPT

BPPT

References

Carter L.,Burnett D., DrewS., Hagadorn L., Marle G.,Bartlett-McNeil D., et al. 2009. Submarine Cables and the oceans- Connecting the world. UNEP-WCMC Biodeversity Series 31. ICPI/UNEP/UNEP-WCMC (64pp.).

Clare M.A., Vardy M.E., Cartigny M.J.B.,Talling P.J.T., Himsworth M.D., Dix J.K., Harris John., Whitehouse R.J.S, Belal M., 2017. Direct Monitoring of active geohazards: emerging geophysical tools for deep-water assessments. Near Surface Geophysics 15. European Associatiion of Geoscientists and Engineers. 427-444

Hamzah, L., Puspito, N. T., & Imamura, F. (2000). Tsunami Catalog and Zones in Indonesia. Journal of Natural Disaster Science, 22(1), 25–43. Retrieved from https://www.jstage.jst.go.jp/article/jnds/22/1/22_1_25/_pdf

Missiaen, T., Slob, E., and Donselaar M.E. (2008). Comparing different shallow geophysical methods in a tidalestuary, Verdronken Land van Saeftinge, Western Scheldt,the Netherlands. Netherlands: Netherlands Journal of Geosciences

Onrizal, Auliah, N. L., & Mansor, M. (2020). Mitigation and adaptation on tsunami catastrophes in Indonesia through education and geodetic networks. AIP Conference Proceedings, 2221(March). https://doi.org/10.1063/5.0003013

Pradono, M. H. (2020). Kajian Kerentanan Fasilitas Darat Ina-CBT terhadap Guncangan Gempabumi. Jurnal Alami?: Jurnal Teknologi Reduksi Risiko Bencana, 4(1), 28–40. https://doi.org/10.29122/alami.v4i1.4041

Schöne, T., Pandoe, W. S., Mudita, I., Roemer, S., Illigner, J., Zech, C., & Galas, R. (2011). GPS water level measurements for Indonesia’s tsunami early warning system. Natural Hazards and Earth System Science, 11(3), 741–749. https://doi.org/10.5194/nhess-11-741-2011

Steinmetz, T., Raape, U., Teßmann, S., Strobl, C., Friedemann, M., Kukofka, T., … Dech, S. (2010). Tsunami early warning and decision support. Natural Hazards and Earth System Science, 10(9), 1839–1850. https://doi.org/10.5194/nhess-10-1839-2010

Yin-can, Y., Xinmin, J., Guofu, P., & Wei, J. (2018). Submarine Optical Cable Engineering. ELSEVIER

Wachter, J., Babeyko, A., Fleischer, J., Haner, R., Hammitzsch, M., Kloth, A., & Lendholt, M. (2012). Development of tsunami early warning systems and future challenges. Natural Hazards and Earth System Sciences, 12, 1923–1935. https://doi.org/10.5194/nhess

Worzyk, T. (2009). Submarine Power Cables. Springer Berlin Heidelberg.