POTENSI PERUBAHAN KUALITAS AIR PERMUKAAN AKIBAT PENGEMBANGAN KERETA API SEMI CEPAT DI SEPANJANG JALUR KERETA API JAKARTA – SURABAYA

Arie Herlambang, Fuzi Suciati

Abstract


Banyak sungai di Jawa mengalir ke utara, pembangunan jalur kereta api memotong sungai-sungai tersebut. Jalur kereta api Jakarta Surabaya sudah ada sejak jaman Belanda, rencana pengembangan jalur kereta api kedepan akan menambah jalur dan frekuensi perjalanan. Potensi berubahnya kualitas air permukaan, akibat rencana pembangunan sedikit banyak akan terpengaruh, terutama akibat penyiapan lahan, pembangunan jembatan dan terowongan, pembuatan jalan baru, dan adanya peningkatan potensi limbah akibat meningkatnya perjalanan kereta. Parameter kualitas air yang potensi berubah adalah TSS, BOD dan COD akibat penyiapan lahan, masa kontruksi dan masa operasional terkait dengan munculnya limbah operasional limbah. Tulisan ini menyampaikan hasil analisis kualitas air dari sungai-sungai yang dilalui jalur kereta, dan berusaha mencari gambaran antara kualitas air dengan adanya rencana kegiatan pengembangan kereta jakarta – surabaya. Pada beberapa wilayah kondisi rona awalnya sudah melampaui baku mutu, oleh karena itu pada saat kontruksi pengendalian TSS nya harus diperhatikan, sedangkan pada stasiun-stasiun besar parameter BOD dan COD-nya harus dijaga terutama pada limbah-limbah yang keluar dari stasiun, sehingga diperlukan instalasi pengolahan limbah. Tidak dipungkiri pada stasiun besar yang terletak dikota masalah limbah domestik dari pemukiman sekitar memerlukan peningkatan dalam pengelolaannya.

Kata kunci : Perubahahan kualitas air permukaan, TSS, BOD dan COD.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.