APLIKASI TEKNOLOGI PENGOLAHAN AIR ASIN MENGGUNAKAN MEMBRAN REVERSE OSMOSIS DI PULAU BARRANG CADDI, MAKASSAR

Main Article Content

Oman Sulaeman
Citra Ardiana

Abstract

Pulau Barrang Caddi memiliki luas wilayah 4 ha dengan jarak 11 km dari Kota Makassar
dan merupakan pulau yang padat penduduknya yang berjumlah 1263 jiwa. Untuk
mendapatkan air bersih, masyarakat umumnya menggali sumur dangkal, namun airnya
berubah menjadi asin pada musim kemarau Pada pemukiman yang padat, kualitas air
sumurnya menurun dari tahun ke tahun. Air bersih merupakan barang langka di pulaupulau

kecil, terutama pada lokasi yang penduduknya padat. Kualitas air tanah dangkal
semakin menurun disebabkan oleh intrusi air laut, dimana air menjadi asin karena
tingginya kadar garam. Untuk menyajikan air minum yang sehat harus dibeli dengan
harga yang mahal dan hanya ada di Kota Makassar. Untuk mengatasi masalah tersebut
maka diperlukan pengolahan air dengan teknologi reverse osmosis yang dapat
mengolah air asin menjadi air tawar. Kegiatan ini meliputi survei, desain, pretreatment,
pengolahan lanjut dan pasca produksi. Teknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO)
pada Unit Arsinum yang diaplikasikan di P. Barrang Caddi ini menghasilkan air produk
olahan yang layak minum dan sesuai dengan baku mutu. Selain itu, dilakukan pula
perhitungan biaya energi hasil Unit Arsinum tersebut untuk memenuhi biaya operator
dan perawatan.

Kata Kunci: teknologi, pengolahan, air asin, reverse osmosis, air minum

Article Details

Section
Articles