ANALISIS POTENSI BAHAYA BENCANA KEBAKARAN PERKOTAAN DI PROVINSI DKI JAKARTA

Nana Sudiana, Odilia Rovara, Astisiasari Astisiasari

Abstract


Peningkatan jumlah penduduk yang pesat mendorong perkembangan kawasan perkotaan dan kepadatan permukiman di Provinsi DKI Jakarta. Perkembangan tersebut secara tidak langsung menjadi penyebab terjadinya bencana kebakaran.  Bencana kebakaran di wilayah DKI Jakarta terjadi setiap tahun khususnya pada musim kemarau dan telah menyebabkan kerugian harta benda dan korban jiwa. Salah satu upaya pengurangan risiko bencana kebakaran di Provinsi DKI Jakarta adalah menyediakan informasi tentang potensi bahaya bencana kebakaran. Analisis potensi bahaya kebakaran ini menggunakan pendekatan analisis data historis kejadian kebakaran dan proses penanggulangannya selama periode tahun 2010-2015.  Paramater yang digunakan frekuensi kejadian, luas daerah kebakaran, jumlah bangunan permukiman terkena dampak, korban meninggal, dan lama waktu operasi pemadaman. Hasil analisis potensi tingkat bahaya kebakaran perkotaan di wilayah kota di DKI Jakarta diperoleh urutan : 1) Jakarta Timur (1,98), 2) Jakarta Barat (1,74), 3) Jakarta Selatan (1,43), 4) Jakarta Pusat (0,83), dan 5) Jakarta Utara (0,78). Sedangkan tingkat bahaya kebakaran perkotaan di wilayah kecamatan di DKI Jakarta diperoleh urutan : Pulogadung (2,95), Duren Sawit (2,80), dan Cakung (2,70)

Full Text:

PDF

References


Anonim, 2009. Pendekatan Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran di Lingkungan Permukiman Kumuh Perkotaan. Online Bulletin Tata Ruang-Badan Koordinasi Pengelolaan Tata Ruang Nasional. Jakarta.

Anonim, 2012. Rencana Penanggulangan Bencana Provinsi DKI Jakarta Tahun 2013-2017. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta. Jakarta.

Anonim, 2015. Laporan Akhir Pengelolaan Dan Perawatan Sistem Command Center di Pusat Komando Dians Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Prov DKI Jakarta. Pusat Teknologi Sumberdaya Lahan Wilayah dan Mitigasi Bencana-BPPT. Jakarta.

Amri, R.M et al. 2016. Risiko Bencana Indonesia. Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Jakarta.

Mantra W. 2005. Kajian Penganggulangan Bahaya Kebakaran Pada Perumahan. Jurnal Permukiman Natah, Vol 3 No. 1. Pebruari 2005:1-61. Universitas Udayana. Dempasar.

Nagtional Fire Protection Association and International Association of Fire Chiefs, 2013. Fundamentas of Fire Fighter Skills Third Edition. Jones& Bartlett Learning. Washington DC.

National Fire Academy Alumni Association. 2004. The Firefighter’s Handbook (Essentials of Firefighting and Emergency Response) Secong Edition. Thomson Delmar Learning. New York.

Scott, Joe H. 2012. Intoduction to Wildfire Behavior Modeling.

National Interagency Fuel, Fire, & Vegetation Technology Transfer.

Vioya, A. 2010. Tahapan Perkembangan Kawasan Metropolitas Jakarta. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 21 Np. 3, Desember 2010, hlm 215-226.

https://bps.go.id/staticable/2009/02/20/ 1267/ penduduk-indonesia-menurut-provinsi-1971-1980-1990-1995-2000-dan-2010.html diakses tanggal 3 Mei 2018.




DOI: http://dx.doi.org/10.29122/jstmb.v13i2.2904

Refbacks

  • There are currently no refbacks.