KAJIAN KAPASITAS DAERAH TERHADAP BENCANA KEBAKARAN PERKOTAAN (Studi Kasus di Kecamatan Cakung, Kota Jakarta Utara)

Nana Sudiana, Raditya Panji Umbara, Qoriatu Zahro

Abstract


Peningkatan jumlah penduduk yang pesat mendorong perkembangan kawasan perkotaan dan kepadatan permukiman di Provinsi DKI Jakarta. Perkembangan tersebut secara tidak langsung menjadi penyebab terjadinya bencana kebakaran.  Bencana kebakaran di wilayah DKI Jakarta terjadi setiap tahun khususnya pada musim kemarau dan telah menyebabkan kerugian harta benda dan korban jiwa. Salah satu upaya pengurangan risiko bencana kebakaran di Provinsi DKI Jakarta adalah menyediakan informasi tentang tingkat kapasitas daerah terhadap bahaya kebakaran perkotaan.      Paramater yang digunakan untuk menentukan tingkat kapasitas daerah terhadap bahaya perkotaan dalam makalah ini adalah 1). Jumlah dan Sebaran Hydrant, 2). Keterjangkauan Sumber Air, 3). Keterjangkauan Sarana Sektor dan Pos Damkar, 4). Keterjangkauan Armada Pemadam Kebakaran. Hasil analisis spasial kapasitas dari seluruh aspek menunjukkan bahwa wilayah Kecamatan Cakung memiliki tingkat kapasitas sebagai berikut : kapasitas rendah tersebar di 24 RW pada 7 kelurahan, kapasitas sedang tersebar di 52 RW pada 7 kelurahan, dan kapasitas tinggi tersebar di 14 RW pada 5 kelurahan.


Full Text:

PDF

References


Anonim, 2009. Pendekatan Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran di Lingkungan Permukiman Kumuh Perkotaan. Online Bulletin Tata Ruang-Badan Koordinasi Pengelolaan Tata Ruang Nasional. Jakarta.

Anonim, 2012. Rencana Penanggulangan Bencana Provinsi DKI Jakarta Tahun 2013-2017. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta. Jakarta.

Anonim, 2015. Laporan Akhir Pengelolaan Dan Perawatan Sistem Command Center di Pusat Komando Dians Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Prov DKI Jakarta. Pusat Teknologi Sumberdaya Lahan Wilayah dan Mitigasi Bencana-BPPT. Jakarta.

Anonim. 2017. Disaster Resilience Scorecard for Cities, Detailed level assessment To support reporting implementation of the Sendai Framework for Disaster Risk Reduction: 2015-2030. United Nations Office for Disaster Risk Reduction (UNISDR).

Anonim. 2017. Jakarta Dalam Angka 2017. Badan Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta. Jakarta

Amri, R.M et al. 2016. Risiko Bencana Indonesia. Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Jakarta.

Dickson E. et al. 2012. Urban Risk Assessment : Understanding Disaster and Climate Risk in Cities. The World Bank. Washington D.C.

Mantra W. 2005. Kajian Penganggulangan Bahaya Kebakaran Pada Perumahan. Jurnal Permukiman Natah, Vol 3 No. 1. Pebruari 2005:1-61. Universitas Udayana. Denpasar.

Nagtional Fire Protection Association and International Association of Fire Chiefs, 2013. Fundamentas of Fire Fighter Skills Third Edition. Jones& Bartlett Learning. Washington DC.

National Fire Academy Alumni Association. 2004. The Firefighter’s Handbook (Essentials of Firefighting and Emergency Response) Secong Edition. Thomson Delmar Learning. New York.

Rahman A. el al. 2010. Urban Governance and Community Resilience Guides-Risk Assessment in Cities (book 2). Asian Disaster Preparedness Center-United State Agency International Development (USAID).

Scott, Joe H. 2012. Intoduction to Wildfire Behavior Modeling. National Interagency Fuel, Fire, & Vegetation Technology Transfer.

Vioya, A. 2010. Tahapan Perkembangan Kawasan Metropolitas Jakarta. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 21 Np. 3, Desember 2010, hlm 215-226.

https://bps.go.id/staticable/2009/02/20/ 1267/ penduduk-indonesia-menurut-provinsi-1971-1980-1990-1995-2000-dan-2010.html diakses tanggal 3 Mei 2018.




DOI: http://dx.doi.org/10.29122/jstmb.v13i1.2910

Refbacks

  • There are currently no refbacks.