KAJIAN PERKUATAN STRUKTUR RANGKA BETON BERTULANG DENGAN METODA BRESING

Mulyo Harris Pradono

Abstract


Indonesia merupakan daerah yang rawan gempabumi. Konstruksi fasiltas umum harus aman terhadap ancaman gempabumi. Untuk konstruksi terbangun yang belum aman terhadap tingkat ancaman gempabumi pada lokasi terbangunnya, perlu mendapatkan peningkatan perilaku sehingga lebih aman terhadap ancaman gempabumi. Salah satu metode yang digunakan untuk perbaikan perilaku struktur adalah dengan pemasangan bresing baja pada bangunan struktur rangka beton bertulang. Hal yang perlu diperhatikan dalam penambahan bresing ini adalah terjadinya perubahan mekanisme penahanan gaya gempa oleh struktur, yaitu mekanisme dominasi momen kolom menjadi mekanisme dominasi tarik-tekan kolom yang diteruskan ke pondasi. Hal ini menyebabkan kekuatan pondasi juga menjadi faktor penentu dalam tingkat keefektifan pemasangan bresing tambahan. Makalah ini menampilkan kajian peningkatan kekuatan dengan penambahan struktur bresing yang diterapkan terhadap struktur gedung eksisting. Hasilnya menunjukkan keefektifan bresing dalam memperbaiki perilaku struktur dalam menerima beban gempa, walaupun dibatasi oleh ketersediaan lokasi penempatan bresing.

Full Text:

PDF

References


Computers and Structures, Inc., 2002. SAP2000Linear and Nonlinear Static and Dynamic Analysis and Design of Three-Dimensional Structures.

FEMA, 2002. Earthquake Hazard Mitigation Handbook for Public Facilities. FEMA Region 10, Response & Recovery Division, Infrastructure Section, February 28, 2002, 63p.

Kementerian PU. 2017. Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia Tahun 2017. ISBN : 978-602-5489-01-3. 400p.

Kersting, R. A., L. A. Fahnestock, dan W. A. López, 2015. Seismic Design of Steel Buckling-Restrained Braced Frames, A Guide for Practicing Engineers. NEHRP Seismic Design Technical Brief No. 11, 34p.

Nugroho, F. 2018. Pengaruh Penggunaan Bresing Cross dan Inverted V terhadap Penulangan Kolom Bangunan Gedung Beton Bertulang. Jurnal Momentum, Vol. 20 No.2 Agustus 2018, ISSN : 1693-752X, e-ISSN : 2581-091X. DOI 10.21063/JM.2018.V20.2. 94-101, ITP Press.

Pradono, M.H. 2010. Evaluasi Kekuatan Struktur Gedung BPPT Pasca Gempa Tasikmalaya 2 September 2009. J. Sains dan Teknologi Reduksi Risiko Bencana, 5(1): 16-30. November

Pradono, M.H. 2019. Kajian Penerapan Standar Tahan Gempa pada Pemeriksaan Struktur Gedung Terbangun. J. Alami, 3(1): 1-9. Mei

Sabelli, R., C. W. Roeder, J. F. Hajjar, 2013. Seismic Design of Steel Special Concentrically Braced Frame Systems, A Guide for Practicing Engineers. NEHRP Seismic Design Technical Brief No. 8, 36p.

USGS. 2007. M 7.5 - Java, Indonesia. [terhubung berkala]. https://earthquake.usgs.gov/earthquakes/eventpage/usp000fj6k/impact [27 Mei 2019].

Wikipedia. 2007. Gempa bumi Jawa 2007. [terhubung berkala]. https://id.wikipedia.org/wiki/Gempa_bumi_Jawa_2007 [27 Mei 2019].

Wikipedia. 2009. Gempa bumi Jawa Barat 2009. [terhubung berkala]. https://id.wikipedia.org/wiki/Gempa_bumi_Jawa_Barat_2009 [27 Mei 2019].




DOI: https://doi.org/10.29122/jstmb.v14i2.3839

Refbacks

  • There are currently no refbacks.