KAJIAN SEA SURFACE TEMPERATURE (SST), SOUTHERN OSCILLATION INDEX (SOI) DAN DIPOLE MODE PADA KEGIATAN PENERAPAN TEKNOLOGI MODIFIKASI CUACA DI PROPINSI RIAU DAN SUMATERA BARAT JULI – AGUSTUS 2009

M Djazim Syaifullah

Abstract


Kajian suhu muka laut, SOI dan Dipole Mode Index (DMI) telah dilakukan untuk melihat
pengaruh global terhadap kondisi pertumbuhan awan di daerah DAS Kotapanjang dan
Singkarak pada pelaksanaan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) Juli – Agustus 2009.
Data yang dipakai dalam penelitian ini adalah data Sea Surface Temperature (SST)
yang diambil dari University Corporation for Athmospheric Research (UCAR). suhu
muka laut yang dianalisis adalah daerah Nino dan daerah Sumatera bagian barat. Dari
hasil analisis terlihat bahwa selama kegiatan TMC nilai anomali SST untuk keempat
daerah Nino (Nino12, Nino3, Nino34 dan Nino4) adalah positif, hal ini menunjukkan
bahwa selama kegiatan TMC kondisi global sudah memasuki fase ElNino meskipun
belum begitu kuat. Sedangkan di wilayah Sumatera bagian barat secara umum sejak
awal bulan April 2009 nilai suhu muka laut berada di atas rerata dari normalnya (anomali positif). Dilihat dari nilai SOI secara umum berada pada kisaran normal. Hasil analisis menunjukkan bahwa selama kegiatan TMC kondisi atmosfer kedua DAS cukup kering dan sangat sulit untuk mendapatkan awan-awan yang potensial untuk disemai.

 

Study of sea surface temperature, SOI and dipole mode indices (DMI), was held to see
global influence conditions of cloud growth in Kotapanjang and Singkarak catchment on the cloud seeding project from July to August 2009. The data used in this study was sea surface temperature (SST), taken from University Corporation Athmospheric research
(UCAR). The sea surface temperature was analysed in Nino12 regions and Western
region of Sumatra. Based on the analysis shows that during cloud seeding period the
sea surface temperature anomaly for the four regions of Niño (Niño2 Niño3, Niño34
and Niño4) is positive, while in the western of Sumatra in general since the beginning of
April 2009 the sea temperature was higher than normal. This indicates that during cloud
seeding period global condition has entered a stage of Elnino, although not so strong.
The soi is generally in the range of normal. The analysis showed that during the cloud
seeding period either watershed atmospheric conditions dry enough and very difficult to
get a potential cloud for sowing.



Keywords


Sea Surface Temperature, SOI, DMI, Teknologi Modifikasi cuaca

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.29122/jstmc.v11i1.2175

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JSTMC is indexed by

One Search Indonesia
OCLC WorldcatCrossrefIPISinta
    

____________________________________________________________________________________________________________________________________________________

Copyright of Jurnal Sains & Teknologi Modifikasi Cuaca (JSTMC) (p-ISSN:1411-4887; e-ISSN:2549-1121)

Web
Analytics VISITOR STATISTICS