KARASTERISTIK CURAH HUJAN DAN ALIRAN DAS LARONA KABUPATEN LUWU TIMUR SULAWESI SELATAN

Djazim Syaifullah

Abstract


Intisari

Karasteristik curah hujan dan aliran DAS Larona telah dilakukan dengan menggunakan data curah hujan dan aliran (inflow). Data curah hujan 7 buah stasiun data bulanan dan harian 10 sampai 29 tahun dan 8 buah stasiun penakar otomatis untuk mendapatkan data jam-jaman. Nilai inflow biasanya dihitung berdasarkan data outflow. Hasilnya menunjukkan bahwa daerah di sekitar Mahalona, bagian tenggara Matano dan bagian Barat Laut Towuti mempunyai konsentrasi curah hujan yang paling besar. DAS ini masuk musim kering pada bulan Agustus dan September, sementara bulan bulan yang lain termasuk bulan basah. Curah Hujan bulanan maksimum terjadi pada bulan April dengan nilai sekitar 360 mm, sedangkan curah hujan bulanan minimum terjadi pada bulan September sekitar 105 mm. DAS Larona didominasi oleh hujan ringan (kurang dari 5 mm dalam satu harinya) dengan durasi hujan  dominan kurang dari 1 jam (rata-rata sekitar 47 % dari total kejadian hujan). Dari nilai koefisien aliran yang berkisar 0.6 menunjukkan bahwa DAS Larona masih berada pada kondisi moderate dalam hal sebagai reservoir air
 
Abstract

Precipitation and flow charasteristics of the Larona watershed was conducted by use of the rainfall and inflow data. There are monthly and daily rainfall data 10 until 29 year long for 78 automatic rainfall stations. The value of inflow was calculated based on outflow.The results show that the region around Mahalona, the southeastern of Matano and part of Northwest of Towuti have the most concentration of rainfall. This Catchment came into rainy season on August until September, while other month in the rainy season. Maximum monthly rainfall occurs in april with the value of around 360 mm, while the minimum monthly rainfall happened in september around 105 mm. The Llarona catchment was dominated by light rain (less than 5 mm/day) with the duration of rainfall less than 1mm/hour. From the value of the stream coefficients shows that Larona Catchment are still at moderate condition in terms as water reservoirs


Keywords


Karasteristik curah hujan, aliran, DAS Larona

Full Text:

PDF

References


Salby, M. L., and H. H. Hendon, 1994: Intraseasonal behavior of clouds, temperature, and motion in the Tropics. J. Atmos. Sci.,51, 2207–2224.

UPTHB, 2005. Karakteristik Hidrologi Daerah Aliran Sungai Larona Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, UPT Hujan Buatan, Jakarta, Tidak diterbitkan.

Harto, S. 1993. Analisis Hidrologi, PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Tauhid, Y. I. dan Jon, A., 2000, Pengamatan Jangka Panjang Kondisi Air Danau Towuti, Jurnal Sains & Teknologi Modifikasi Cuaca, vol.1, no. 1, Juni 2000.

Takeuchi, K. A.W. Jayawardena and Y. Takahasi (eds.) 1995 Catalogue of Rivers for Southeast Asia and the Pacific – Volume 1, The UNESCO-IHP Regional Steering Committee for Southeast Asia and the Pacific




DOI: http://dx.doi.org/10.29122/jstmc.v14i2.2687

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JSTMC is indexed by

One Search Indonesia
OCLC WorldcatCrossrefIPISinta
    

____________________________________________________________________________________________________________________________________________________

Copyright of Jurnal Sains & Teknologi Modifikasi Cuaca (JSTMC) (p-ISSN:1411-4887; e-ISSN:2549-1121)

Web
Analytics VISITOR STATISTICS