MODEL SIMULASI PRAKIRAAN CH BULANAN PADA WILAYAH RIAU DENGAN MENGGUNAKAN INPUT DATA SOI, SST, NINO 3.4, DAN IOD

Aristya Ardhitama, Rias Sholihah

Abstract


INTISARI
 
Saat ini, kondisi cuaca di Pekanbaru dewasa ini begitu cepat perubahannya sehingga sulit diprediksi. Fenomena ini menuntut  prakiraan untuk meningkatkan kualitas hasil prakiraan sehingga lebih cepat, tepat, dan akurat untuk hasil yang diinginkan tersebut. Simulasi prakiraan jumlah curah hujan dengan menggunakan input data prediktor SOI, SST, Nino 3.4 dan IOD dengan parameter cuaca di Kota Pekanbaru telah  dilakukan menggunakan model persamaan regresi linear berganda. Prediktor tersebut digunakan untuk memprediksi curah hujan (CH) tahun 2011 dan 2012.Selain itu berfungsi untuk mengecek kebenaran hasil prakiraan jumlah curah hujan dengan model persamaan regresi linear berganda menggunakan rumus Root Mean Square Error (RMSE) dan Standar Deviasi (SD).Serta kajian penelitian ini berfungsi untuk membuktikan faktor prediktor (SOI, SST, Nina 3.4 dan IOD) yang paling mempengaruhi kondisi curah hujan di Pekanbaru.Data yang digunakan dalam kajian ini adalah data curah hujan sebaran normal dari tahun 1981-2010 pada stasiun wilayah Pekanbaru-Provinsi Riau. Data jumlah curah hujan tahun 2011 dan 2012 hasil observasi dianggap sebagai pembanding untuk verifikasi dan validasi nilai curah hujan (CH) hasil model output simulasi.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa data dari SOI, SST, Nino 3.4 dan IOD memiliki pengaruh terhadap curah hujan di wilayah Pekanbaru Provinsi Riau.Kondisi cuaca terutama curah hujan untuk wilayah Pekanbaru dipengaruhi oleh factor global, regional dan lokal.Dari hasil penelitian terlihat hubungan yang memiliki tingkat korelasi yang tinggi terhadap curah hujan (CH) adalah prediktor SOI.Selain itu, dengan menggunakan RMSE membuktikan bahwa nilai kebenaran pada tahun 2011 lebih baik dibandingkan pada tahun 2012.
 

Keywords


Cuaca, Curah hujan, SOI, SST, Nino 3.4 dan IOD, Validasi

Full Text:

PDF

References


Anshari, M K., S. Arifin, A. Rahmadiansah. 2013. Perancangan Prediktor Cuaca Maritim Berbasis Logika Fuzzy Menggunakan User Interface.Android. Jurnal Teknik POMITS Vol. 2, No. 2, (2013) ISSN: 2337-3539 (2301-9271 Print

Arikunto, Suharsimi. 1999. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek.ed. Rev. IV. Yogyakarta: Rineka Cipta.

Asdak, C., 2002. Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Gajah Mada University Press. Yogyakarta.

BMG. 2006. Perakiraan Musim Hujan 2006/2007 . BMG. Jakarta.

BMKG. 2009.Titik Pengukuran ONI. BMKG: Jakarta

Boer R. 2002. Fenomena ENSO dan Hubungannya Dengan Keragaman Hujan di Indonesia dalam Pelatihan Dosen PT Se-Sumatera-Kalimantan dalm Bidang Pemodelan dan Simulasi Pertanian dan Lingkungan, Bogor, 1-13 Juli 2002.

Choir, Unmul, Zakir andAchmad.Kajian Indeks StabilitasUdara Model KMA di Wilayah Indonesia Bulan April dan Mei2007.s.l.: Laporan BMG,2007

Critchfield, H.J. 1979. General Climatology. Prentice Hall of India, Private Limited, New Delhi. 446 hal.

Gibbs, J. W. 1987. Definiting Climate. WMO Buletin No. 4, Vol. 36, Oct 1987

Kailaku, T.E, (2009). Pengaruh ENSO (El NinoSouthern Oscillation) DAN IOD (Indian Ocean Dipole) Terhadap Dinamika Waktu Tanam Padi di Wilayah Tipe Hujan Equatorial dan Monsunal (Studi Kasus Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat dan Kabupaten Karawang, Jawa Barat). Skripsi. Jurusan Meteorologi FMIPA IPB. Bogor

Nugroho, S. 2003. Kaitan El-Nino 1997 Terhadap Tingkat Kekeringan dan Musim di Sumatera Barat, Jurnal Meteorologi dan Geofisika, Vol. 4 No. 2 April – Juni 2003, BMG Jakarta.

Saji, N. H., Goswami, B. N., Vinayachandran, P. N., and Yamagata, T. (1999). A dipole mode in the tropical Indian Ocean. Nature, 401, 360-363.

Shelton, M. L., 2009, Hydroclimatology : Perspectives and Applications, New York : Cambridge University Press.

Sucahyono, D. dan Fatchiyah. 2005. Variabelitas hujan di Sulawesi dan korelasinya dengan anomali suhu muka laut di samudera hindia bagian tenggara dan ENSO periode 2001 – 2005. Jur. Met. Geo., Vol. 6, No.2, Juni 2005, hal. : 87 – 97. BMG Jakarta.

Sulistya, W.,1998. Pengaruh El-Nino 1997/1998 di Wilayah Indonesia, Bulletin Meteorologi Geofisika, No. 4 Desember 1998, halaman 44-55. BMG Jakarta.

Supranto, J. 2008. Statistik Teori dan Aplikasinya. Erlangga. Jakarta.

Tjasyono, B.H.K. 2002. Meteorologi Indonesia 2. Jakarta; Badan Meteorologi dan Geofisika.

Tjasyono,B.HK. 2006. Ilmu Kebumian dan Antariksa. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya bekerjasama dengan Program Pascasarjana UPI

Tjasyono, B.H.K., 2004. Klimatologi, ITB, Bandung.

Thewartha , R. (1980). Global Climate. Journal ( page : 3 ). New York

Xie Z, Pang YS, Liu J, Deng X, Tang X, Sun J, Khan MI. 2006. A Multiplex RT-PCR for Detection of Type A Influenza Virus and Differentiation of Avian H5, H7, and H9 Hemaglutinin Subtypes. Mol Cell Probes 20:245-249.




DOI: http://dx.doi.org/10.29122/jstmc.v14i2.2688

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JSTMC is indexed by

One Search Indonesia
OCLC WorldcatCrossrefIPISinta
    

____________________________________________________________________________________________________________________________________________________

Copyright of Jurnal Sains & Teknologi Modifikasi Cuaca (JSTMC) (p-ISSN:1411-4887; e-ISSN:2549-1121)

Web
Analytics VISITOR STATISTICS