KERAGAAN MODEL BUDIDAYA PERIKANAN TERINTEGRASI MULTI TROPIK DI PANTAI UTARA KARAWANG, JAWA BARAT

Main Article Content

Ratu Siti Aliah

Abstract

Teknologi budidaya perikanan terintegrasi multi tropik IMTA (Integrated Multi Tropic Aquaculture) dengan menggunakan ikan nila, udang, rumput laut dan kerang yang dipelihara dalam satu kolam telah menunjukkan produktivitas yang tinggi dan stabilitas lingkungan yang cukup baik dibandingkan dengan yang monokultur. Demikian halnya denga budidaya yang sejenis walau tidak menggunakan kerang, telah memberikan produktivitas dan kualitas air yang lebih baik. Namun demikian kualits tanah juga berpengaruh besar terhadap keberhasilan budidaya terutama untuk komoditas udang windu yang hidup di dasar. Nilai potensial redox yang negatif dapat menjadi tanda buruknya kualitas tanah untuk budidaya dan perlu di rehabilitasi. Untuk tanah seperti ini nampaknya ikan nila dan rumput laut menjadi alternatif komoditas yang cukup baik

untuk dikembangkan, karena pertumbuhannya tidak terganggu.

 

kata kunci : Keragaan Model Budidaya Perikanan Terintegrasi Multitropik,

Pantai Utara Karawang

 

Abstract

Integrated Multi Tropic Aquaculture (IMTA) technology by using tilapia, shrimp, seaweed and shellfish that are cultured in one pond integrately have demonstrated high productivity and environmental stability compared to the monoculture. Similarly, cultivation of similar model with unusing a shell has been providing productivity and

better water quality. However, soil quality also greatly affect on the success of farming, especially for commodity shrimp that live on the benthic. Negative redox potential value can be a sign as a poor quality of land for cultivation and needs to be rehabilitation. For this kind of soil, cultivation of tilapia and seaweed as alternative commodities is excellent to be developed, because their growth is not disturbed.

 

key words : Performance of the Integrated Multi Tropic Aquaculture (IMTA) Model in the northern coastal area of Karawang, West Java

Article Details

Section
RESEARCH ARTICLES
Author Biography

Ratu Siti Aliah, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi

Deputi Bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi