ANALISIS VIABILITAS PROBIOTIK Lactobacillus TERENKAPSULASI DALAM PENYALUT DEKSTRIN DAN JUS MARKISA (Passiflora edulis)

Main Article Content

Titin Yulinery
N. Nurhidayat

Abstract

Probiotik cair tidak efisien dalam stabilitas dan kemasan. Bubuk probiotik dapat disimpan lebih lama dan stabilitas dalam kualitas. Bubuk bisa dibuat dengan metode enkapsulasi sedangkan konsentrasi lapisan sangat penting. Rasa dari bubuk seperti jus markisa yang diperlukan untuk mendapatkan rasa bagus di minum. Penelitian ini menggunakan L. plantarum dan Lactobacillus Mar 8 A17 dengan menambahkan gairah jus buah dan dekstrin dengan konsentrasi beberapa seperti 2%, 5%, 10% dan 15%. Kemudian dikemas dengan menggunakan spray dryer pada 125oC. Bubuk dari enkapsulasi disimpan selama 2 minggu pada suhu 4oC, tahapan uji coba telah dilakukan untuk bedak sebelum dan setelah enkapsulasi setelah disimpan selama 2 minggu pada suhu 4oC. Setelah enkapsulasi bahwa berat tertinggi pada pengobatan dengan menggunakan jus buah gairah Lactobacillus A17 dengan dekstrin 15% adalah 5649,6 mg dan diikuti oleh L. plantarum Mar8 adalah 5400 mg. Kelangsungan hidup setelah enkapsulasi untuk setiap konsentrasi dekstrin yang signifikan, kecuali pada konsentrasi 10% tidak signifikan, tapi di gudang untuk penyimpanan dua minggu setelah enkapsulasi kelangsungan hidup Lactobacillus plantarum Mar8 dan A17 Lactobacillus signifikan. yaitu 8,59 log10 cfu / g dan 7,28 log10cfu / g. Penyimpanan setiap sampel adalah variasi, tetapi Lactobacillus

A17 dengan dekstrin 10% dapat disimpan sampai 72,02 hari dan tingkat mortalitas adalah 0,00141 cfu / g / jam, sedangkan L.plantarum Mar8 bisa menjadi toko hanya sampai 14,63 hari dan tingkat mortalitas adalah 0,00867 cfu / g / jam. Jadi, perawatan ini dengan menambahkan jus markisa dengan dekstrin 10% dapat direkomendasikan sebagai probiotik dalam bentuk bubuk

 

kata kunci: Lactobacillus, enkapsulasi, dekstrin, gairah jus buah

 

Abstract

The liquid probiotic is not efficient in stability and packaging. The powder probiotic could be kept longer and stability in quality. Powder could be made by encapsulation method while the concentration of coating is very important. The flavor of the powder like passion fruit juice was needed to get the nice taste in drinking. This research used L. plantarum Mar 8 and Lactobacillus A17 by adding passion fruit juice and dextrin with several concentration like 2%, 5%, 10% and 15%. Then encapsulated by using spray dryer at 125oC. The powder of encapsulation stored for 2 weeks at 4oC, viability test had been done to the powder before and after encapsulation after stored for 2 weeks at

4oC. After encapsulation that the highest weight on the treatment by using passion fruit juice of Lactobacillus A17 with 15% dextrin was 5649.6 mg and followed by L. plantarum Mar8 was 5400 mg. The viability after encapsulation for each dextrin concentration was significant, except at 10% concentration was not significant, but in storage for two weeks storage after encapsulation the viability of Lactobacillus plantarum Mar8 and  Lactobacillus A17 was  ignificant. ie, 8.59 log10 cfu/g and 7.28 log10cfu/g. The storage of each sample were variation, but Lactobacillus A17 with 10% dextrin could be stored until 72.02 days and the mortality rate was 0.00141 cfu/g/hour, while L.plantarum Mar8 could be store only until 14.63 days and the mortality rate was 0,00867 cfu/g/hour. So,this treatment by adding passion fruit juice with 10% dextrin could be recommended as probiotic in powder forms

 

key words : Lactobacillus, encapsulation, dextrin, passion fruit juice

Article Details

Section
RESEARCH ARTICLES
Author Biographies

Titin Yulinery, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

P2B LIPI.

N. Nurhidayat, Pusat Ilmu Pengetahuan Indonesia

P2B LIPI