PELUANG PENGUATAN BANK SAMPAH UNTUK MENGURANGI TIMBULAN SAMPAH PERKOTAAN STUDI KASUS: BANK SAMPAH MALANG

Main Article Content

Reba Anindyajati Pratama
Iif Miftahul Ihsan

Abstract

Banyak faktor yang dapat menyebabkan semakin meningkatnya jumlah timbulan sampah di kota Malang, antara lain meningkatnya jumlah dan aktivitas penduduk serta tidak bertambahnya jumlah dan luas
Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah. Meskipun terdapat Bank Sampah Malang (BSM), jumlah sampah yang diolah oleh BSM masih rendah apabila dibandingkan dengan volume timbulan sampah
yang dihasilkan penduduk kota Malang. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk melihat potensi penguatan BSM sebagai salah satu inovasi untuk mengurangi keberadaan sampah di TPA. Metode yang digunakan
dalam penelitian ini berdasarkan perhitungan menggunakan koefisien Generation Rate dari jumlah penduduk yang berpotensi menghasilkan volume timbulan sampah . Hasil penelitian diperoleh beberapa
skenario untuk meningkatkan peran BSM yaitu diversifikasi produk melalui komposting dan ekspansi afiliasi melalui sekolah. Berdasarkan skenario perhitungan diversifikasi produk melalui komposting setiap
tahunnya akan mengurangi sampah organik sebesar 337,680 kg/tahun. Sedangkan berdasarkan skenario perhitungan ekspansi afiliasi melalui sekolah dapat mengurangi sampah sebesar 326,040 kg/tahun.

Kata kunci: sampah, bank sampah malang, tempat pembuangan akhir, diversifikasi produk, ekspansi
afiliasi

Article Details

Section
RESEARCH ARTICLES
Author Biographies

Reba Anindyajati Pratama, Pusat Teknologi Lingkungan

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi

Iif Miftahul Ihsan, Pusat Teknologi Lingkungan

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi