POTENSI SUMBERDAYA AIR TANAH DI SURABAYA BERDASARKAN SURVEI GEOLISTRIK TAHANAN JENIS

Mardi Wibowo

Abstract


Surabaya merupakan salah satau kota terbesar di Indonesia dan sebagai pusat kegiatan (baik kegiatan industri, kependudukan, ekonomi maupun pemerintahan) di Jawa Timur khususnya dan Indonesia bagian timur pada umumnya. Seiring dengan hal tersebut maka Surabaya menghadapi banyak permasalahan khususnya yang berkaitan dengan air tanah. Akibat ketidakseimbangan antara pengisian (recharge) dengan pengambilan (discharge) air tanah akan menurunkan tinggi muka air tanah yang pada gilirannya mengakibatkan intrusi air laut, amblesan tanah dan kekurangan air bersih bagi masyarakat. Geometri, distribusi dan kedalaman akifer harus diketahui untuk dapat memecahkan permasalahn sumberdaya air tanah. Salah satu cara untuk mengetahui karakteristik akifer adalah dengan surve geolistrik tahanan jenis. Metode ini pada dasarnya adalah mengukur tahanan jenis material yang ada di bawah tanah dengan melewatkan arus listrik tertentu kedalam tanah dan kemudian mengukur perbedaan potensial antara dua titik. Berdasarkan survei ini, kondisi bawah tanah Surabaya terdiri dari 4 jenis batuan yaitu lapisan tanah (soil), batulempung,
batulempung pasiran, dan batupasir. Akifer di Surabaya terbagi menjadi akifer dangkal/ akifer bebas (< 20 m) yang terdiri dari endapan alluvial dan akifer dalam/akifer tertekan (> 60 m) yang terdiri dari batupasir.Akifer ini tersebar merata di seluruh Surabaya hanya ketebalannya yang berbeda.


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.29122/jtl.v2i1.197

Refbacks

  • There are currently no refbacks.