KELAYAKAN AIR WADUK MUKAKUNING DI P. BATAM UNTUK BAHAN BAKU AIR MINUM

Yudhi Soetrisno

Abstract


Telah diketahui bahwa tanah pulau Batam relatif sulit untuk meresapkan air,
sehingga air hujan yang jatuh sebagian besar mengalir dipermukaan tanah,
masuk sungai dan terbuang ke laut. Oleh karena itulah maka untuk memenuhi kebutuhan air bersih, Otorita Pengembangan Daerah Industri Pulau (OPDIP) Batam membangun waduk-waduk untuk panampung air hujan yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber utama bahan baku air bersih. Untuk mengetahui kualitas air waduk Sei Mukakuning dan kelayakannya sebagai bahan baku airbersih maka penelitian ini dilakukan.
Penelitian ini mengungkapkan bahwa air W.S. Mukakuning tidak dapat
dimanfaatkan secara langsung karena konsentrasi beberapa parameter; yakni deterjen, kromium, kadmium dan timbal melebihi konsentrasi baku mutu air golongan A pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.20 tahun 1990.
Meskipun demikian air tersebut masih layak dijadikan sumber bahan baku air
minum karena memenuhi ketentuan baku mutu air golongan B. Penulis
menyarankan agar dilakukan pengkajian terhadap penyebab tingginya konsentrasi parameter-parameter tersebut, dan dalam mengolah air tersebut WTP Mukakuning perlu memberikan perhatian khusus pada parameter-parameter tersebut.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.