Emisi CO2 dari Pengembangan Biodiesel Kelapa Sawit: Simulasi Perhitungan Menggunakan Software SMART-EPOI

Nawa Suwedi

Abstract


Salah satu jenis energi baru dan terbarukan yang didorong pemerintah untuk dikembangkan adalah biodiesel kelapa sawit. Dalam kebijakannya pada tahun 2020 pemerintah bertekad untuk meningkatkan bauran energi biodiesel kelapa sawit ke dalam solar sebesar 20% dari konsumsi energi nasional. Terkait dengan komitmen pemerintah di dalam protokol Kyoto, pengembangan biodiesel kelapa sawit merupakan bagian dari rencana aksi nasional pengurangan gas rumah kaca (RAN-GRK) khususnya di sektor energi dan transportasi. Oleh karena itu, dalam rangka mendukung program RAN-GRK penelitian ini ditujukan pada penghitungan besarnya penurunan emisi CO2 dari kegiatan pengembangan biodiesel kelapa sawit. Besarnya penurunan emisi CO2 dihitung dengan menggunakan perangkat lunak Smart-EPOI (Smart Evaluation of Palm Oil Industry) yang dikembangkan oleh peneliti sendiri. Hasil perhitungan penurunan emisi CO2 dari penggunaan 4,82 juta kilo liter biodiesel kelapa sawit per tahun adalah 9.043,56  ton CO2e/tahun.

Kata Kunci: Emisi CO2, gas rumah kaca, biodiesel kelapa sawit, RAN-GRK, dan Smart-EPOI


Full Text:

PDF

References


Anonim, (2017), Peraturan Presiden RI Nomor 22 Tahun 2017 tentang Rencana Umum Energi Nasional, Lembar Negara RI Tahun 2017 Nomor 43.

Anonim, (2016), Outlook Energi Indonesia, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Pusat Teknologi Sumber Daya Energi dan Industri Kimia, Jakarta

Anonim, (2012). Handbook of Energi and Economic Statistic of Indonesia, Ministry of Energy and Mineral Resources, Center for Data and Information on Energy and Mineral Resources.

Anonim, (2014), Peraturan Pemerintah Nomor 79 tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Nasional, Lembar Negara RI Tahun 2014 Nomor 300.

Anonim, (2011), Peraturan Pemerintah Nomor 61 tahun 2011 tentang Rencana Aksi Nasional Pengurangan Gas Rumah Kaca, Lembar Negara RI Tahun 2011 Nomor 149.

de Souza, S.P., Pacca, S., de Avila M.T., dan Borges, J.L.B., (2010), Greenhouse gas emission and energy balance of palm oil biofuel, Renewable Energy, 35:2552-2561.

Prapospongsa, T., Musikavong C., dan Gheewala, S.H., (2017), Life cycle assessment of palm biodiesel production in Thailand: Impacts from modeling choices, co-product utilization, improvement technologies, and land use change, Journal of Cleaner Production, 153:435-477.

Cho H.J., Kim, J.K, Ahmed, F. dan Yeo, Y.K (2013), Life-cycle greenhouse gas emissions and energy balances of a biodiesel production from palm fatty acid distillate (PFAD), Applied Energy, 111:479-488.

Santoso A., Suwedi, N., Pratama, R.A., dan Susanto,J.P., (2017), Energi terbarukan dan pengurangan emisi gas rumah kaca dari palm oil mill effluent, J.Tek.Ling.,18(1):88-95.

Leach G., (1997), Energy and food production, Guildford: IPC Science and Technology Press, The International Institute for Environmental and Development.

Mudahar M.S., Hignett T.P., (1987), Energy in plant nutrition and pest control, in Hazel Z.R. Editor, Energy requirement technology and resources in fertilizer sector, Chapter 2, Energy in World Agriculture, Elsevier, Amsterdam, 2:25-61.

Bhat M.G., English B.C., Turbollow A.F., Nyangito, H.O.,(1994), Energy in synthetic fertilizers and pesticides, Revised Final Project Report, ORNL/Sub/90-99732/2, Environmental Science Division, Oak Ridge National Laboratory.

Kongshaug G, (2008), Energy consumption and greenhouse gas emission in fertilizer production, IFA Tech.Conf., Marrakech, Marroco, http://www.fertilizer.org/ifa/publicat/PDF/1998_biblio_65.pdf.

Pehnelt G., dan Vietze C., (2012), Recalculating GHG emission saving of palm oil biodiesel, Env.Dev. sustain., DOI: 10.1007/s10668-012-9387-z.

West T.O., dan Marland G., (2002), A System of carbon sequestration, carbon emission and net carbon flex in agriculture: Comparing tillage practices in the United States, Agriculture Ecosystem and Environment, 91:217-232.

EPA, (2002), A comprehensive analysis of biodiesel impacts on exhaust emission printed on recycled paper, Draft technical report, EPA420-P-02-001. http://www.epa.gov/otaq/models/analysis/biodsl/p02001.pdf.

Widiyanto A., Kato, S., Manuyama, N., Nishimura, A., Sampattagul, S, (2003), Environmental impacts evaluation of electricity grid mix systems in four selected countries using a life cycle assessment point of view, Proc. EcoDesign 2003, Third International Symposium on Environmentally Conscious Design and Inverse Manufacturing, Tokyo Japan, 26-33.

Al Hakim, H.M., Supartono, W., dan Suryandono, A, (2014), Life Cycle assessment pada pembibitan kelapa sawit untuk menghitung emisi gas rumah kaca, ZIRAA’AH, 39(2):72-80.

Anonim, (2015), Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 12 tahun 2015 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 32 Tahun 2008 Tentang Penyediaan, Pemanfaatan, dan Tata Niaga Bahan Bakar Nabati (Biofuel) Sebagai Bahan Bakar Lain, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal ini Diindeks oleh :