Pemanfaatan Limbah Spent Bleaching Earth pada Stabilisasi Tanah Lempung dengan Clean Set Cement

Main Article Content

Agung Sumarno
Agus Mudo Prasetyo
Fazhar Akbar
Eko Widodo
Triastuti Triastuti
Maidina Maidina
Ananto Nugroho
Ismail Budiman
Bambang Subiyanto

Abstract

ABSTRACT


The utilization of waste as soil stabilization materials is a solution to reduce the amount of waste and improve the building materials quality. This research is using Spent Bleaching Earth (SBE) materials from the palm oil industry waste. SBE can be reused to be pozzolan materials. This research aimed to investigate the SBE waste effect as an admixture on clay stabilization used 10% Clean Set Cements (CS-60) on density and California Bearing Ratio (CBR). A combination of CS-60 and SBE waste was expected to increase the CBR value of clay. Furthermore, SBE waste would decrease cementitious material for clay stabilization. Variation comparison of Clay : CS-60 : SBE on ST03, ST04, and ST05 were 67.5% : 10% : 22.5%; 45% : 10% : 45% and 22.5% : 10% : 67.5% respectively. The test was conducted on water content, density, and load penetration based on SNI 1744:2012. Generally, the CBR value of subgrade and improved subgrades oil with the moderate and good category are about 5-20%. As a result, the CBR value of ST 01 as original clay and ST 02 as clay with 10% CS-60 was 3.24% and 5.01%, respectively. Using SBE waste as an admixture material on clay stabilization increased CBR value better than clay stabilization used CS-60. ST03, ST04, and ST05 with CBR's value were 5.39%, 8.52%, and 17.99%, respectively. Furthermore, the density value decreased when SBE waste is used.


Keywords : california bearing ratio, clay, clean set cement, spent bleaching earth, stabilization.


 


ABSTRAK


Pemanfaatan limbah sebagai bahan stabilisasi tanah lempung merupakan solusi dalam mengurangi jumlah limbah dan meningkatkan mutu dari bahan bangunan. Penelitian ini menggunakan material Spent Bleaching Earth (SBE) dari limbah industri pengolahan minyak kelapa sawit. SBE dapat dimanfaatkan sebagai material pozzolan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh limbah SBE sebagai bahan tambah pada stabilisasi tanah lempung yang menggunakan 10% Clean Set Cements (CS-60) terhadap densitas dan California Bearing Ratio (CBR). Kombinasi limbah SBE dengan CS-60 diharapkan mampu meningkatkan nilai CBR tanah lempung. Selain itu, juga mengurangi penggunaan bahan berbasis semen untuk stabilisasi tanah lempung. Variasi perbandingan tanah lempung : CS-60 : SBE yang digunakan pada sampel ST03, ST04, dan ST05 berturut-turut 67,5% : 10% : 22,5%, 45% : 10% : 45% dan 22,5% : 10% : 67,5%. Pengujian yang dilakukan meliputi pengujian kadar air, densitas, dan penetrasi beban yang mengacu pada SNI 1744:2012. Secara umum, nilai CBR tanah dasar dan tanah timbunan dengan kategori sedang dan baik berkisar antara 5-20%. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa sampel ST01 yang berupa tanah lempung asli memiliki nilai CBR 3,24% dan sampel ST02 yang berupa tanah lempung yang distabilisasi dengan 10% CS-60 menghasilkan nilai CBR 5,01%. Penambahan limbah SBE dapat meningkatkan nilai CBR dengan nilai yang lebih tinggi bila dibanding dengan hanya distabilisasi dengan CS-60, hal ini terlihat pada sampel ST03, ST04, dan ST05 dengan nilai CBR berurutan sebesar 5,39%, 8,52%, dan 17,99%. Selain itu, penambahan limbah SBE juga akan menurunkan densitas dari tanah lempung.


 


Kata kunci : california bearing ratio, clean set cement, spent bleaching earth, stabilisasi, tanah lempung.

Article Details

Section
RESEARCH ARTICLES

References

Palar, H., Monintja, S., Turangan, A. E., Sarajar, A. N. (2013). Pengaruh Pencampuran Tras dan Kapur pada Lempung Ekspansif Terhadap Nilai Daya Dukung. Jurnal Sipil Statik. 1 : 390-399.

Daulay, M. (2013). Pengaruh Penambahan Clean Set Cement (CS-60) pada Stabilisasi Tanah Gambut Terhadap Parameter Kuat Gesernya. Proceeding 1st International Conferenceon Infrastructure Development. p: 37- 42.

Ibrahim. (2014). Stabilisasi Tanah Lempung Dengan Bahan Aditif Fly Ash Sebagai Lapisan Pondasi Dasar Jalan (Subgrade). Pilar Jurnal Teknik Sipil. 10 :1-9

Herfiantino, E.,Yakin,Y.A . (2016). Perbaikan Tanah Untuk Meningkatkan CBR Dengan Bahan Aditif Serbuk Bata Merah Dan Abu Sekam Padi. Reka Racana Jurnal Online Institut Teknologi Nasional. 2:1-11.

Wagrakdiskul, U., Khonkaew, P., & Wongchareonsin,T. (2014). Use of the Spent Bleaching Earth from Palm Oil Industry in Non Fired Wall Tiles. Proceeding International Symposiumonthe Fusion Technologies.p : 1-10.

Sumarno, A., Widodo, E., Nugroho, A., Triastuti & Suryanegara, L. (2017). Pemanfaatan Limbah Spent Bleaching Earth (SBE) Dari Industri Pengolahan Minyak Kelapa Sawit Pada Aplikasi Bata Beton. Prosiding Seminar Lignoselulosa 2017.p:42-46.

Fattah, R. A., Mostafa, N. A., Mahmoud, M.S., & Abdelmoez, W. (2014). Recovery of oil and free fatty acids from spent bleaching earth using sub-critical water technology supported with kinetic and thermo dynamic study. Advances in Bioscience and Biotechnology. 5:261-272.

Nasution,E, Z. (2003). Manfaat Dari Beberapa Jenis Bleaching Earth Terhadap Warna CPO (Crude Palm Oil). Jurnal Sains Kimia. 7(2).p: 31-35.

Suryani, A., Pari, G., & Aswad, A.(2013).Proses Reaktivasi Spent Bleaching Earth Sebagai Adsorben Untuk Pemurnian Biodisel dan Crude Palm Oil.Prosiding Seminar Tahunan Maksi 2013.p :274-296.

Krisyanti, S. & Sukandar. (2011). Recovery Minyak Dari Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Spent Bleaching Earth dengan Metode Ekstraksi Pelarut. Jurnal Teknik Lingkungan. 17 : 35-46.

Ashari, M, L., Dermawan, D. & Sunarya, R, B. (2017).Pemanfaatan Limbah Padat Spent Bleaching Earth pada PT. SMART Tbk Surabaya Sebagai Pengganti Agregat Halus Pada Campuran Beton. Seminar MASTER 2017 PPNS. P : 123-128.

Wachira J. Muthengia, wa-Thiong’o J. Karanja, Gerald K. Muthakia. (2005). Spent Bleaching Earth as a Pozzolanic Materials. Journal of Civil Engineering Research and Practice. 2(1).

Badan Standarisasi Nasional. (2012). Metode Uji CBR Laboratorium. SNI 1744 : 2012. Jakarta : BSN.

Badan Standarisasi Nasional. (2008). Cara uji penentuan kadar air untuk tanah dan batuan di laboratorium. SNI 1965 : 2008. Jakarta : BSN.

BadanStandarisasiNasional.(2008). Cara Uji Kepadatan Ringan untuk Tanah. SNI 1743 : 2008. Jakarta : BSN.

Akbar, S. J. (2013). Kajian Pengaruh Nilai CBR Subgrade Terhadap Tebal Pekerjaan Jalan. Teras Jurnal. 3 :138-147.

Kementerian Pekerjaan Umum.(2013). Manual Desain Perkerasan Jalan. Jakarta.

Mina, E., Kusuma, R, I.,& Subowo, I, S, L. (2016). Pengaruh Fly Ash Terhadap Nilai CBR dan Sifat-Sifat Propertis Tanah. Jurnal Fondasi. 5(2). p : 40-50.

Andriani., Yuliet, R.,& Fernandez, F, L.(2012). Pengaruh Penggunaan Semen Sebagai Bahan stabilisasi Pada Tanah Lempung Daerah Lambung Bukit Terhadap Nilai CBR Tanah. Jurnal Rekayasa Sipil. 8(1). p: 29-44.

Mawardi., Razali, M,R ., & Wijaya, O. (2016). Nilai CBR Pada Stabilisasi Tanah Dengan Semen Jalan Budi Utomo UNIB Depan. Jurnal Inersia. 8(2). p: 67-75.

Ningrum, P., Nugroho, S, A & Muhardi. (2014). Pengaruh Penambahan Air Diatas Kadar Air Optimum Terhadap Nilai CBR Dengan dan Tanpa Rendaman Pada Tanah Lempung Yang dicampur Abu Terbang. Jom FTEKNIK. 1(2). p : 1-7

Sumarno, A., Widodo, E., Triastuti& Nugroho, A. (2018). Pengaruh Waktu Curing Terhadap Kuat Tekan Mortar Semen dengan Limbah Spent Bleaching Eearth (SBE) Sebagai Subsitusi Agregat Halus. Prosiding Seminar Lignoselulosa 2018.p:58-62.

Pojoh, B. & Ola, A, L. (2016). Penanganan Tumpukan Limbah Spent Bleaching Earth Pabrik Minyak Kelapa Melalui Pembuatan Batako. Jurnal Penelitian Teknologi Industri. 8 : 1-10.

Abrar, A.& Abdillah, N. (2019). Studi Eksperimen Pemanfaatan Limbah Spent Bleaching Earth (SBE) Sebagai Bahan Pembuatan Bata. Siklus Jurnal Teknik Sipil. 5 : 70-78.

Ashari, M, L. & Dermawan, D. (2018). Studi Pemanfaatan Limbah Padat Industri Pengolahan Minyak Kelapa Sawit Spent Bleaching Earth Sebagai Pengganti Agregat Pada Campuran Beton. Jurnal Presipitasi Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan. 15 : 7-10.

Kusuma, R, I., Mina, E., Fathonah, W., & Kartika, C, D. (2020). Stabilisasi Tanah Lempung Organik Menggunakan Semen Slag Terhadap Nilai CBR Berdasarkan Variasi Kadar Air Optimum (Studi Kasus Jl. Raya Kubang Laban, Desa Terate, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang). Jurnal Fondasi. 9(2).p : 154-164.