Modifikasi Pakan Larva Black Soldier Fly (Hermetia illucens) sebagai Upaya Percepatan Reduksi Sampah Buah dan Sayuran

Main Article Content

Danny Yusufiana Rofi
Shinfi Wazna Auvaria
Sulistiya Nengse
Sarita Oktorina
Yusrianti Yusrianti

Abstract

ABSTRACT


Black Soldier Fly (BSF) larvae treatment is one of the organic waste processing alternatives considered to have a faster process than the other organic waste processes. However, in solid organic waste processing, BSF larvae ability to reduce organic waste is relatively low. This research aims to know the optimum waste reduction index of fruit and vegetable waste with the feed modification of fruits and vegetables' waste, analyze the Efficiency of Conversion of Digested food of BSF larvae, and know the survival rate of BSF larvae. This research used an experimental method with four reactors containing 200 larvae on each reactor. Larvae used in this research were aged 7-18 days. A different larva is fed to each reactor with rate of 100mg/larva per day. The feed are vegetables, steamed vegetables, fruit, and fermented fruit. The frequency of feeding was once a day, and weight reduction from the treatment was measured daily. Reduction results in the vegetable waste, steamed vegetables, fruit, fermented fruit were 45.29%, 42.92%, 33.75%, and 46.25%, respectively. According to the results, the reduction of fruits and vegetables' waste using optimum BSF larvae reached 46.25% in fermented fruit feed treatment.


Keywords: BSF larvae, reduction, organic waste, fruit waste, modification


 


ABSTRAK


Larva Black Soldier Fly (BSF) merupakan salah satu alternatif pengolahan sampah organik yang dinilai lebih cepat daripada pengolah sampah organik lainnya. Namun dalam pengolahan sampah organik yang padat, kemampuan larva BSF dalam mereduksi sampah organik cukup rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui reduksi optimum sampah organik buah dan sayuran dengan modifikasi komposisi umpan sampah buah dan sayuran, untuk menganalisis konversi pakan yang dapat dicerna larva BSF, dan mengetahui tingkat keberhasilan hidup larva BSF. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental menggunakan empat reaktor yang berisi 200 ekor larva pada setiap reaktornya. Larva yang digunakan dalam penelitian ini berumur 7-18 hari. Setiap reaktor diberikan umpan larva yang berbeda dengan laju pengumpanan 100mg/larva per hari. Umpan tersebut, di antaranya sayuran, sayuran dikukus, buah, dan buah difermentasi. Frekuensi pemberian umpan dilakukan satu hari sekali dan pengurangan berat umpan dari perlakukan yang diberikan diukur setiap hari. Hasil reduksi pada sampah sayuran, sayuran dikukus, buah, buah difermentasi  masing-masing: 45,29%, 42,92%, 33,75%, dan 46,25%. Berdasarkan hasil tersebut, reduksi sampah organik buah dan sayuran dengan larva BSF optimum, mencapai 46,25% pada perlakuan umpan buah fermentasi.


Kata kunci: larva BSF, sampah organik, sampah buah, sampah sayuran, modifikasi

Article Details

Section
RESEARCH ARTICLES

References

Indartik, Suryandari, E. Y., Djaenudin, D., & Pribadi, M. A. (2018). Penanganan Sampah Rumah Tangga di Kota Bandung: Nilai Tambah dan Potensi Ekonomi. Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan, 15(3), 195–211. https://doi.org/10.20886/jpsek.2018.15.3.195-211

Mintarsih, T. H. (2016). Kanal Komunikasi [Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan]. Rangkaian HLH 2015 - Dialog Penanganan Sampah Plastik. http://kanalkomunikasi.pskl.menlhk.go.id/rangkaian-hlh-2015-dialog-penanganan-sampah-plastik/

Paramita, D., Murtilaksono, K., & Manuwoto, M. (2018). Kajian Pengelolaan Sampah Berdasarkan Daya Dukung dan Kapasitas Tampung Prasarana Persampahan Kota Depok. Journal of Regional and Rural Development Planning, 2(2), 104. https://doi.org/10.29244/jp2wd.2018.2.2.104-117

Nugraha, F. A. (2011). Analisis Laju Penguraian dan Hasil Kompos pada Pengolahan Sampah Sayur dengan Larva Black Soldier Fly (Hermetia Illucens). 1–11.

Suciati, R., & Faruq, H. (2017). Efektivitas Media Pertumbuhan Maggots Hermetia illucens (Lalat Tentara Hitam) sebagai Solusi Pemanfaatan Sampah Organik. BIOSFER?: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi, 2(1), 8–13. https://doi.org/10.23969/biosfer.v2i1.356

Diener, S., Zurbrugg, C., & Tockner, K. (2009). Conversion of organic material by black soldier fly larvae: Establishing optimal feeding rates. Waste Management & Research, 27(6), 603–610. https://doi.org/doi: 10.1177/0734242X09103838

Scriber, J., & Slansky, F. (1981). Selected bibliography and summary of quantitative food utilization by immature insects. Bulletin of the Entomological Society of America, 28(1), 43–55.

Myers, H., Tomberlin, J., Lambert, B., & Kattes, D. (2008). Development of black soldier fly (Diptera: Stratiomyidae) larvae fed dairy manure. Environmental Entomology, 37(1), 11–15.

Kim, W., Bae, S., Park, H., Park, K., Lee, S., Choi, Y., Han, S., & Koh, Y. (2010). The Larva Lage and Mouth Morphology of the Black Soldier Fly, Hermetiaillucens (Diptera: Stratiomyidae). International Journal Industrial Entomology, 21(2), 185–187.

Supriyatna, A., & Putra, R. E. (2017). Estimasi Pertumbuhan Larva Lalat Black Soldier (Hermetia Illucens) Dan Penggunaan Pakan Jerami Padi Yang Difermentasi Dengan Jamur P. Chrysosporium. Jurnal Biodjati, 2(2), 159–166.

Nursaid, A. A., Yuriandala, Y., & Maziya, F. B. (2019). Analisis Laju Penguraian dan Hasil Kompos pada Pengolahan Sampah Buah dengan Larva Black Soldier Fly (Hermetia Illucens). Universitas Islam Indonesia, 1–9.

Hakim, A. R., Prasetya, A., & Petrus, H. T. B. M. (2017). Studi Laju Umpan pada Proses Biokonversi Limbah Pengolahan Tuna Menggunakan Larva Hermetia illucens. Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan, 12(2), 179–192. https://doi.org/10.15578/jpbkp.v12i2.469

Muhayyat, M. S., Yuliansyah, A. T., & Prasetya, A. (2016). Pengaruh Jenis Limbah dan Rasio Umpan pada Biokonversi Limbah Domestik Menggunakan Larva Black Soldier Fly (Hermetia illucens). Jurnal Rekayasa Proses, 10(1), 23–29.

Darmawan, M., Prasetya, A., & Sarto. (2017). I111—Budidaya Larva Black Soldier Fly (Hermetia illucens) dengan Pakan Limbah Dapur (Daun Singkong). SIMPOSIUM NASIONAL RAPI XVI, 6.