TELAAH PRODUKSI BIODIESEL DARI BIOMASSA MIKROALGA

Arif D Santos

Abstract


Pusat Teknologi Lingkungan-BPPT telah melakukan ujicoba budidaya mikroalga dalam fotobioreaktor untuk mengetahui produktivitas sel, efisiensinya terhadap penyerapan gas rumah kaca hingga potensinya sebagai bahan baku biofuel. Pada penelitian ini telah dihitung kesetimbangan energi dari keseluruhan proses budidaya alga untuk kemudian hasilnya dibandingkan dengan nilai kapabiltas penyerapan gas karbon dari proses tersebut. Nilai kesetimbangan energi dihitung dengan menggunakan metode perhitungan Life Cycle Assessment (LCA), sedangkan nilai kapabilitas penyerapan karbon diukur langsung dari ujicoba reaktor. Nilai kapabilitas penyerapan karbon kemudian dibandingkan dengan nilai pengantian biaya dari emisi karbon yang diacu oleh beberapa negara yang telah menerapkan satuan biaya penggantian penyerapan emisi karbon. Hasil perhitungan menyatakan bahwa Penelusuran variable dengan menggunakan aplikasi LCA dapat memberi gambaran dengan rinci tentang inventarisasi input, output  pada proses produksi. Energi terbesar yang digunakan pada proses produksi terjadi pada tahap budidaya yakni pada kegiatan pemanenan sebesar 55,6 MJ dan proses pemecahan dinding sel sebesar 35 MJ. Nilai hasil perhitungan NER pada produksi biodiesel mikroalga adalah 0,62±0,78. Total biaya dan total pendapatan dari proses produksi biodiesel dari mikroalga sebesar Rp. 62.980,- dan Rp. 42.900,-.

Kata kunci : alga fotobioreaktor, kesetimbangan energi, NER (net energy ratio), Life Cycle Assessment (LCA), emisi karbon

Full Text:

PDF

References


Chisti Y., 2007. Biodiesel from microalgaee. Biotechnol Adv.(25):294–306.

Demirbas, A., Demirbas, M.F., 2011. Importance of Algal Oil as a source of biodiesel. Energy Convers Manage. 52, 163 – 170

Halim, R., Gladman, B., Danquah, M.K., Webley, P.A., 2011. Oil extraction from microalgaee for biodiesel production. Biores Technol. 102, 178 – 185

Jorquera O, Kiperstok A, Sales EA, Embiruçu M, Ghirardi ML., 2010. Comparative energy life-cycle analyses of microalgael biomasas production in open ponds and photobioreactors. Bioresour Technol 2010;101:1406–13.

Khoo, H.H., Tan, R.B.H., Tan, Z.H., 2009. GHG intensities from the life cycle of conventional fuel and biofuels, In: Brebbia, C.A., Popov, V. (Editors), Air Pollution XVII. WIT Press, UK, pp. 329- 340.

Khoo, H.H., Lim, T.Z., Tan, R.B.H., 2010. Food waste conversion options in Singapore: environmental impacts based on an LCA perspective. Sci Total Environ. 408, 1367–1373.

McKibbin W.J., 2005. Indonesia in a changing global environment. The politics and economics of Indonesia’s Natural Resources. Institute of Southeast Asian Studies. Singapore. 53-70 p.

Murthy, G.S., (2010). Life cycle analysis of algae biodiesel. Int J Life Cycle Assess (2010) 15:704-714

Scott, S.A., Davey, M.P., Dennis, J.S., Horst, I., Howe, C.J., Lea-Smith, D.J., Smith, A.G., 2010. Biodiesel from algae: challenges and prospects. Current Opinion in Biotechnology 21, 227–286.

Stephenson, A.L., Kazamia, E., Dennis, J.S., Howe, C.J., Scott, S.A., Smith, A.G., 2010. Life Cycle Assessment of Potential Algal Biodiesel Production in the United Kingdom: A Comparison of Raceways and Air-Lift Tubular Bioreactors. Energy Fuels. 24, 4062–4077

Pleanjai S., Gheewala S.H., 2009. Full chain energy analysis of biodiesel production from palm oil in Thailand. Applied energy, 18. 209-214.

Pachauri N. 2006. Value-added Utilization of Crude Glycerol from Biodiesel Production: A Survey of Current Research Activities. An ASABE Meeting Presentation Paper Number: 066223.

www.molbase.com


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Jurnal ini Diindeks oleh :