Distribusi Spasial Salinitas Air Tanah Dangkal di DAS Ciujung dan Cidurian, Kabupaten Serang, Provinsi Banten

Prihartanto Prihartanto

Abstract


Salah satu isu penting dalam pemanfaatan air tanah di Kabupaten Serang adalah tingginya salinitas di bagian Utara DAS Ciujung dan Cidurian. Masyarakat yang tinggal di area ini umumnya tidak mau menggunakan air sumur dangkal sebagai air minum karena rasanya yang payau. Tingginya salinitas air tanah dangkal berhubungan dengan batuan penyusun dalam bentuk endapan aluvial di bagian utara kedua DAS yang memungkinkan terjadinya intrusi air laut ke daratan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan tentang pola distribusi spasial salinitas air tanah dangkal di bagian hilir DAS Ciujung dan Cidurian berdasarkan kepada hasil pengukuran salinitas secara in-situ. Salinitas air diukur pada 16 sumur dangkal di kedua DAS. Berdasarkan hasil pengukuran, salinitas air tanah dangkal pada wilayah studi dapat dikelompokan pada dua kategori yaitu : air tawar dan payau. Dengan melakukan interpolasi nilai-nilai salinitas menggunakan software ArcGIS extension 3D Analyst, maka diperoleh bahwa telah terjadi intrusi air laut di bagian utara kedua DAS. Berdasarkan hasil analisis, dapat diidentifikasi adanya jebakan air laut di dalam akuifer menggantung di DAS Cidurian dengan nilai salinitas tertinggi ditemukan di Kecamatan Carenang. Salinitas air tanah dangkal di DAS Ciujung dan Cidurian menurun secara eksponesial dari pantai Utara ke arah Selatan. Hasil yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengelolaan air tanah dangkal sebagai air baku air minum di Kabupaten Serang.

Kata kunci: salinitas, air tanah, intrusi, jebakan air laut, akuifer menggantung


Full Text:

PDF

References


Prasetyo, M., (2007), Perencanaan Bendungan Cibanten untuk Penyediaan Air Baku dan Irigasi di Kabupaten Serang, Tugas Akhir Sarjana, Program Studi Teknik Sipil ITB, Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan, Institut Teknologi Bandung.

Paramita, E., (2015), Pengaruh Lama Kontak Resin Pada Ion Exchanger terhadap Persentase Penurunan Kesadahan Air Sumur Artesi, Tugas Akhir Sarjana, Program Studi Dipl. III, Fakultas Teknik Kimia, Univeritas Diponegoro, Semarang.

Martono, H., Muhajir, Inswiasri, (2009), Kualitas Kimia dan Fisik Air Minum Pedesaan di Kecamatan Ciruas Kabupaten Serang, Bul. Pen. Kes., Litbang Depkes, 37(4): 180-187.

Naily, W., Sudaryanto, Suherman, D., (2016), Pengaruh Air Laut Pada Airtanah tidak tertekan Di Wilayah Utara Kota dan Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Jur. Ris. Geo dan Tam, LIPI, 26(2): 101- 115.

Pemerintah Daerah Kabupaten Serang, (2008), Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Serang 2009-2029.

Octonovrilna, L., Pudja, I.P., (2009), Analisa Perbandingan Anomaly Gravitasi Dengan Persebaran Intrusi Air Asin (Studi Kasus Jakarta 2006-2007), Jur. Met. dan Geo., BMKG, 10(1): 39 – 57.

Jijono, (2002), Intrusi Air Laut pada Air Tanah Dangkal Di Wilayah DKI Jakarta, Tesis Master, Program Pasca Sarjana, Prodi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan IPB.

Suhartono, E., Purwanto, Suripin, (2013), Kondisi Intrusi Air Laut terhadap Air Tanah pada Akuifer di Kota Semarang, Pros. Seminar Nasional Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan 2013 ISBN 978-602-17001-1-2 ,309-401

Indriastoni R. N., Kustini, I., (2014) Intrusi air laut terhadap kualitas air tanah dangkal dari pantai kota Surabaya, Jur. Rek. Tek. Sipil, Univ. Neg. Surabaya, (3)3: 228-232

Seyhan, E., (1977) Fundamental Hydrology. Geografisch Institute der Rijks Universitiet Utrect, The Netherlands.

Astutik, P. A., (2015), Akuifer dan Ketersediaan Air Tanah Di Daerah Demak, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang.

Fetter, C.W., (1994), Applied Hydrogeology, 3rd ed., Macmillan College Publishing, Inc., New York.

Nasjono, J. K., (2010), Pola Penyebaran Salinitas Pada Akuifer Pantai Pasir Panjang, Kota Kupang, NTT, Jur. Bumi Les. PPLH Unund, 10(2): 263 – 269.

Prabowo, R. E., (2012), Biologi Laut, Fakultas Biologi, Universitas Jendral Soedirman.

Hermawan, A., (2012), Hubungan Salinitas terhadap Persebaran Ikan Medaka Kepala Timah (Aplocheilus panchax) di Sungai Opak Daerah Istimewa Yogyakarta, Skripsi, Universitas Negeri Yogyakarta.

Nisworgen, R. G., Fogg, G.E., Kochendorfer, J., Paw U., K. T., Dahan, O.,(2016), Perched Aquifer Hydrology, Ecological Implications, Available from https://watershed.ucdavis. edu/pdf/crg/reports/pubs/Niswonger_Calfe2004_talk.pdf (viewed November 14, 2016).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal ini Diindeks oleh :