ANALISIS KESELAMATAN SELF PROPELLED BARGE 6000 DWT SEBAGAI SARANA TRANSPORTASI BATUBARA

Authors

  • sjafril karana

DOI:

https://doi.org/10.29122/mipi.v10i2.1788

Abstract

Kinerja keselamatan kapal dalam pelayarannya sangat tergantung kepada stabilitasnya, dengan demikian memprediksi stabilitas kapal sejak awal mulai dari tahap perencanaan menjadi sangat penting dilihat dari keselamatan kapal, oleh sebab itu kajian ini bertujuan menganalisis dari aspek stabilitasnya kapal tongkang batubara curah yang memiliki system propulsi sendiri (self propelled barge) 6000 DWT sebagai sarana transportasi batubara.Metode kajian yang digunakan untuk menghitung dan menganalisis stabilitas adalah memanfaatkan software komersial Hydromax dengan input  data berupa lines plan),  rencana penggunaan tangki-tangki dan kompartemen kapal, dan draftkapal.dalambeberapa kondisi pemuatan yaitu muatan kosong, muatan pebuh, dan muatan ballast, dan dengan asumsi perhitungan kondisi kapal tanpa kerusakan.Hasil perhitungan yang diperoleh yaitu berupa kurva GZ menunjukan bahwa pada beberapa kondisi pemuatan pada kapal memberikan nilai stabilitas yang sesuai dengan persyaratan kriteria desain dari IMO,  

References

……………, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL 2010 – 2019).

……………, PT Perusahaan Listrik Negara Batubara Tahun 2013. (Rencana Pasokan Batubara bagi Pusat Listrik Tenaga Uap).

Undang Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran

Mulya, Harryadi (2007), Analisa Teknis dan Ekonomis Pembangunan Self Propelled Barge Batubara dari Sumatera Selatan untuk Menunjang Operasional PLTU Suralaya,( http:// digilib.its.ac.id/analisa-teknis-dan-ekonomis-pembangunanself-propelled-barge-batubara-dari-sumatera-selatan-untuk-menunjang-operasional-pltu-suralaya-3234.html)

Cahyono, Kokok Yudha (2006), Analisa Teknis dan Ekonomis pada Perencanaan Tongkang Batubara Bermesin dan Tanpa Mesin, (http://digilib.its.ac.id/ analisa- teknis-dan- ekonomis- padaperencanaan- tongkang-batubara-bermesindan-tanpa-mesin-5701.html

Barrass Bryan and Derrett D.R. 2006. Ship Stability for Masters and Mates. 6. http://www.elsevierdirect.com/Hasil_Kali.jsp?isbn (diakses 2 Mei 2010).

Jovanovski Z, and Robinson G. 2009. Ship Stability and Parametric Rolling. Australian Journal of Enginering Education. 15 [2], http://www.engineers-media.com.au/journals/aaee/pdf/AJEE_15_2_ Jovanoski.pdf (diakses 10 Mei 2010).

Surendran S., Reddy Ramana J.V. 2003. Numerical Simulation of Ship Stability for Dynamic Environmen. Ocean Engineering, http://202.114.89.60 /resource/ pdf/748.pdf (diakses 1 Mei 2010).

Malisan Johny, Keselamatan transportasi laut pelayaran rakyat: studi kasus armada phinisi, Disertasi Sebagai Salah Satu Syarat untuk Mencapai Gelar Doktor Program Pasca Sarjana Universitas Hasanuddin Makassar 2013

Bahreisy Naufal. 2004. Pemanfaatan Kurva GZ untuk pengkajian kemampuan stabilitas kapal (kasus kapal KMP Citra Mandala Bakti). Warta Penelitian Perhubungan. STT No 1668, ISSN No 0852-1824. 4/thn XVI/2004

International Maritime Organization. A20/Res.862 Carriage of Cargoes. MSC 66/24/Add.1 Annex 2 Code of Practice for the Safe Loading and Unloading of Bulk Carriers. IMO;

Karana Sjafril,Kajian Penentuan Jenis dan Ukuran Sarana Angkutan Batubara dari Pelabuhan Sorong ke PLTU KTI, Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Volume 9 Nomor 2, Agustus 2015.

Downloads

Published

2016-08-15