UJI PROFISIENSI ANTAR LABORATORIUM UJI TARIK BAJA TULANGAN SIRIP

Hermawan Agus Suhartono, Eka Febriyanti

Abstract


Karakteristik  paling mendasar untuk desain struktur mekanik adalah kekuatan tarik. Perkembangan teknologi mengarah pada konstruksi yang ringan tetapi dapat diandalkan, [1,2] sehingga keakuratan pengukuran merupakan suatu hal yang sangat diperlukan. Uji profisiensi antar laboratorium menjamin keamanan dan kehandalan hasil uji. Laboratorium wajib memverifikasi prosedur pengujian dan kapasitasnya  untuk mendapatkan hasil uji yang dapat diandalkan. Dalam penelitian ini, benda uji adalah baja tulangan sirip dengan dimensi yang berbeda. Benda uji yang dipilih secara acak memiliki dimensi tertentu dikirim ke masing-masing laboratorium peserta, kemudian diuji dan hasilnya dianalisis sesuai dengan parameter yang ditetapkan sebelumnya. Setiap laboratorium diterapkan tes tarik pada benda uji sesuai dengan prosedur yang diberikan dalam SNI 2052-2002 dan standar uji tarik yang biasa dipergunakan masing-masing laboratorium. Hasil uji dievaluasi sesuai dengan prosedur yang dijelaskan dalam standar terkait. Hasil yang dikumpulkan dievaluasi sesuai dengan metode statistik Robust kemudian Z-skor dari laboratorium peserta disajikan.


Full Text:

PDF

References


Wang, H.T., L.C. Wang, Experimental study on static and dynamic mechanical properties of steel fiber reinforced lightweight aggregate concrete, Construction and Building Materials,Volume 38, January 2013, Pages 1146–1151

Y. Ergul, D.A. Cengiz, K. Alaettin, Strength properties of lightweight concrete made with basaltic pumice and fly ash, Mater Lett, 57 (15) (2003), pp. 2267–2270

M.N. Haque, H. Al-Khaiat, O. KayaliStrength and durability of lightweight concrete, Cem Concr Compos, 26 (4) (2004), pp. 307–314

H.B. Motraa, J. Hildebrandb, A. Dimmig-Osburgc, Assessment of strain measurement techniques to characterise mechanical properties of structural steel, Engineering Science and Technology, an International Journal, Volume 17, Issue 4, December 2014, Pages 260–269

Pedoman Perhitungan statistic untuk Uji Profisiensi, Komite Akreditasi Nasional JULI 2004.

Persyaratan Umum Kompetensi Laboratorium Pengujian dan Laboratorium Kalibrasi, ISO/IEC 17025 (Versi Bahasa Indonesia).

Use of Proficiency Testing as a Tool for Accreditation in Testing. Diunduh dari http://www.ilac.org/documents/ILAC_G22_2004_use_of_proficiency_testing_as_a_tool_for_accreditation_in_testing.pdf

Report No. 770, Tensile Testing of Metals Proficiency Testing Program Round 4, Proficiency Testing Australia 2012

Report No. 823, Tensile Testing of Metals,Proficiency Testing Program Round 5, Proficiency Testing Australia September 2013

Christophe Leys, Olivier Klein, Philippe Bernard, Laurent Licata, Detecting outliers: Do not use standard deviation around the mean, use absolute deviation around the median, Journal of Experimental Social Psychology Volume 49, Issue 4, July 2013, Pages 764–766

Ka-Veng Yuen, , He-Qing Mu , Probabilistic Engineering Mechanics, A novel probabilistic method for robust parametric identification and outlier detection, Volume 30, October 2012, Pages 48–59

Normality Tests for Statistical Analysis: A Guide for Non-Statisticians,International Journal of Endocrinology and Metabolism. 2012 April; 10(2) pp: 486-489

Sivan Aldor-Noiman , Lawrence D. Brown , Andreas Buja , Wolfgang Rolke & Robert A. Stine, The Power to See: A New Graphical Test of Normality, Journal The American Statistician, Volume 67, 2013




DOI: https://doi.org/10.29122/mipi.v13i1.1798

DOI (PDF): https://doi.org/10.29122/mipi.v13i1.1798.g2916

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


  Majalah Ilmiah Pengkajian Industri di index oleh:

 

            

     


  Copyright of Majalah Ilmiah Pengkajian Industri (e-ISSN:2541-1233, p-ISSN:1410-3680)