POTENSI PEMBENTUKAN KERAK PADA INSTALASI DESALINASI NUKLIR MED DENGAN AIR UMPAN DARI TELUK MANGGRIS

Siti Alimah Djati H. Salimy

Abstract


Pada tahun 2025 diperkirakan terjadi defisit kebutuhan air bersih penduduk
Pulau Bangka, dan jika diasumsi sekitar 30 % air bersih untuk penduduk dan
fasilitas PLTN dipasok dari instalasi desalinasi MED (Multi-Effect Distillation)
dengan energi panas nuklir, maka kapasitas produksi 90.000 m3/hari. Salah satu
permasalahan dalam instalasi desalinasi thermal adalah pembentukan kerak
dalam permukaan perpindahan panas. Pembentukan kerak dalam instalasi
desalinasi MED disebabkan oleh deposisi garam inorganik seperti kalsium
karbonat, kalsium sulfat dan magnesium hidroksida. Kerak pada permukaan
perpindahan panas dapat menurunkan laju perpindahan panas, yang akan
berimplikasi pada penurunan kinerja dan efisiensi proses. Tujuan studi adalah
menganalisis potensi pembentukan kerak dalam instalasi desalinasi MED,
dengan air umpan dari Teluk Manggris. Metode yang digunakan adalah kajian
literatur dan analisis berdasar perhitungan. Hasil studi menunjukkan bahwa
terdapat potensi timbulnya kerak yang disebabkan oleh CaSO4 yang
diindikasikan dengan positifnya harga indeks pengerakan (SI) sebesar 23,408.
Potensi timbulnya kerak CaCO3 tidak ada, karena diperoleh harga LSI negatif
dengan nilai -0,63. Namun air potensial bersifat korosif sehingga pertimbangan
dalam pemilihan bahan alat perlu dilakukan. Selain itu juga terdapat potensi
terbentuknya kerak Mg(OH)2.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.