ANALISIS KEGAGALAN SCREW PENYEBAB KERUSAKAN DECANTER SHAFT PADA UNIT PENGOLAHAN MINYAK

Authors

  • Eka Febriyanti

DOI:

https://doi.org/10.29122/mipi.v11i3.2524

Abstract

Decanter merupakan mesin industri pada unit pengolahan minyak yang berfungsi untuk memisahkan sludge dari crude oil tank menjadi light phase, heavy phase dan solid  dalam crude oil sehingga proses pemisahan selanjutnya di dalam clarier settling tank akan lebih sempurna. Shaft merupakan salah satu bagian dari decanter yang berhenti beroperasi setelah pengoperasian satu tahun. Selanjutnya setelah dilakukan investigasi di tempat kejadian menunjukkan bahwa screw dari shaft mengalami patah sehingga menyebabkan decanter berhenti beroperasi. Hasil pemeriksaan visual menunjukkan bahwa screw mengalami perpatahan/rusak di daerah radius. Sedangkan pemeriksaan fraktografi menunjukkan bahwa foto makro permukaan patahan screw berupa patah ulet yang berawal dari satu sisi dan merambat hingga mencapai penjalaran retak sebesar 70%, namun patah sisa/patah akhir  yang terletak berseberangan dengan patah awal. Hasil pemeriksaan tersebut juga dikonfirmasi dengan pemeriksaan metalografi yang menunjukkan adanya inklusi pengotor di lokasi perpatahan screw. Oleh karena itu, cacat inklusi akibat proses manufaktur berperan sebagai inisiasi perambatan retak, lalu menjalar akibat pembebanan dinamis dari pergerakan shaft sampai akhirnya baut mengalami perpatahan. Analisis kimia dari material screw menunjukkan bahwa material screw yang diperiksa merupakan jenis low alloy steel yang sesuai dengan spesifikasi standard.

References

Failure Analysis and Prevention, Metal Handbook, Vol. 11, 9th edition, hal.1482, American Society for Metals, Metal Park, Ohio, (1986)

Bendt F., Van Bennekom A., “Pump shaft failures a compendium of case studiesâ€, Engineering Failure Analysis, 8 (2001), hal.135-144

Goksenli, A., Eryurek IB, “Failure analysis of an elevator drive shaftâ€, Engineering Failure Analysis, 16 (4) (2009), hal.1001-1009

Bhattacharyya, S., Banerjee, A., dkk, “Failure analysis of an input shaft of skip drive gearboxâ€, Engineering Failure Analysis, 15 (4) (2008), hal. 411-419

Attaga, G., Irrisari AM, “Failure analysis of the end of a shaft of an engineâ€, Engineering Failure Analysis, 17 (4) (2010), hal.714-721

Parida, N, dkk, “Failure analysis of coal pulverizer mill shaft, Engineering Failure Analysis, 10 (6) (2003), hal. 733-744

SK, Bhauni, dkk, “Fatigue failre of a hollow power transmission shaftâ€, Engineering Failure Analysis, 9 (4) (2002), hal. 457-467

D., Taylor, dkk, “Prediction of fatigue failure location on a component using a critical distance methodâ€, International Journal Fatigue, 22 (9) (2002), hal. 735-742

A. Ktari, dkk, “Fatigue fracture expertise of train engine crankshaft, Engineering Failure Analysis, 18 (3) (2011), hal.1085-1093

Ling, Li, Rong Wang, “Failure analysis on fracture worm gear connecting boltsâ€, Engineering Failure Analysis, 36 (2014), hal.439-446

Kong, Huanppping, dkk, “U-shaped bolt fracture failure analysisâ€, Procedia Engineering 99, (2015), hal.1476-1481

V.Shibaaeva, Tatyana V., dkk, “The effect of microstructure and non-metaliic inclusions on corrosion behaviour of low carbon steel in chloride containing solutionsâ€, Corrosion Science, 80 (2014), hal. 209-308

Mechanical Properties of Fasteners Made of carbon steel and alloy steel, BS EN ISO 898 Part 1, British Standard Institution, United Kingdom, (2012)

Sabnavis G, dkk, “Cracked shaft detection and diagnostics: a literature reviewâ€, Shock. Vib. Dig., 36 (4) 2004, hal.287–295

Downloads

Published

2018-02-14