Kajian Fuel Economy Untuk Kendaraan Jenis Sedan dan MPV Dengan Menggunakan Bahan Bakar Gas Dan Berbagai Jenis Bensin Yang Tersedia Di Indonesia

Authors

  • Budi Rochmanto BT2MP-BPPT
  • Hari Setiapraja
  • Rizqon Fajar

DOI:

https://doi.org/10.29122/mipi.v12i2.2986

Abstract

Menipisnya persediaan minyak bumi sebagai salah satu sumber energi telah membuat pemerintah Indonesia melakukan efisiensi energi dimana salah satunya adalah menjadikan bahan bakar gas sebagai bahan bakar alternative. Penelitian bahan bakar gas untuk kendaraan  telah dilakukan diberbagai negara termasuk Indonesia. Pada paper ini telah dilakukan kajian teknis mengenai pengaruh pemakaian berbagai bahan bakar gasoline yang tersedia dipasar Indonesia dan bahan bakar gas CNG pada kendaraan sedan dan MPV. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan bahan bakar minyak khususnya bensin dan gas CNG pada emisi gas buang, konsumsi bahan bakar, dan biaya operasional kendaraan dengan menggunakan bahan bakar bensin dan CNG. Pengujian dilakukan dengan menggunakan 2 jenis kendaraan yaitu sedan dan MPV yang memiliki kapasitas silinder 1500 cc memakai 4 bahan bakar jenis bensin dengan nilai oktan yang berbeda-beda dan 1 bahan bakar gas (CNG). Metode uji emisi gas buang menggunakan standar Euro 2 sedangkan pengujian konsumsi bahan bakar menggunakan standar UN ECE R101. Hasil pengujian menunjukkan bahwa emisi gas buang untuk CO dan CO2 bahan bakar gas lebih rendah dari pada untuk bahan bakar bensin, tapi hal ini sebaliknya untuk emisi NOx dan THC.  Tetapi untuk konsumsi bahan bakar gas yang disetarakan dengan LSP (liter setara premium) hasilnya lebih boros dibandingkan dengan bahan bakar bensin untuk satuan liter per km. Tetapi untuk biaya pemakaian bahan bakar per km, penggunaan bahan bakar gas CNG mempunyai nilai ekonomis yang lebih baik dibanding bahan bakar bensin dikarenakan harga bahan bakar gas CNG yang masih lebih rendah dibanding jenis bensin.

References

BPPT Energy outlook 2017

Standar uji UN ECE R101

Peraturan pemerintah No. 41 Tahun 1999: Pengendalian pencemaran udara Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 141 Tahun 2003: Ambang batas emisi gas buang tipe baru dan kendaraan bermotor yang sedang diproduksi

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 141 Tahun 2009: Ambang batas emisi gas buang tipe baru UN ECE R83-05

Biatna D.T, Ary Budi M, Utari A. (2013). Ketersediaan SNI dan lembaga penilaian kesesuaian serta kesiapan industri sektor otomotif menghadapi regulasi UN ECE. Jurnal Standardisasi volume 16 nomor 3. Hal 235-246

http://www.lemigas.esdm.go.id/id/prdkpenelitian-269-.htm

ECER83-04 (2000): Uniform provisions concerning the approval of vehicles with regard to the emission of pollutants according to engine fuel requirements

ISO/IEC 17025 first edition (1999) General Requirements for the Competence of Testing and Calibration laboratories International Vocabulary of Basic and General Terms in Metrology, 1993.

APLAC TC 004, (2001) Method of Stating Test Results and Compliance with Specificaition.

Zhiliang Yao, et.al., On road emission characteristics of CNG fueled bifuel taxis, Atmospheric Environment 94 (2014) 198-204

Yanuandri Putrasari, et.al., Evaluation of performance and emission of SI engine fueled with CNG at low and high load condition, Energy Procedia 68 (2015):147-156

Hayder A. Alrazen, K.A. Ahmad. HCNG fueled SparkIgnition (SI) engine with its effects on performance and emissions, Renewable and Sustainable Energy Review 82 (2018): 324-342

Muhamad As’adi, Diachirta Chisna A.D.T. Analyze experiment for Vigas and Pertamax to performance and Exhaust Emission for Gasoline Motor 2000 cc. Journal of Physics: Conf. Series 962 (2018) 012024

Riesta Anggraini, et.al. Performance and emission characteristics of DME mixed LGV as alternative fuel for SI engine. Energy Procedia 65 (2015) 274-281

Jacqueline L.K, et.al., Exploring th market for compressed natural gas (CNG) light commercial vehicle in the United Kingdom, Transportation Research Part D 29 (2014): 22-31

Downloads

Published

2018-10-19