Evaluasi Desain Kapal Patroli - OPV Berbasis RCS Untuk Mengurangi Pantauan Radar Lawan

Authors

  • Aditya Inzani Wahdiyat Pusat Teknologi Pertahanan dan Keamanan BPPT
  • Samudro Samudro
  • Adrian Zulkifi

DOI:

https://doi.org/10.29122/mipi.v13i3.3101

Abstract

Sebagai negara kepulauan Indonesia memerlukan armada kapal perang nasional yang kuat untuk mejaga kedaulatan NKRI, mengamankan serta melindungi seluruh wilayah yurisdiksi perairan Indonesia. Ditinjau aspek geografi strategis, wilayah perairan Indonesia terbuka dikelilingi perairan internasional, berpotensi rawan konflik dan ancaman dari luar. Karenanya diperlukan sarana kapal-kapal perang yang berfungsi sebagai kapal patrol lepas pantai dari berbagai ukuran sesuai misi dan penugasan operasi perang maupun patroli. Kapal perang atau kapal patroli sebagai kapal permukaan perlu memiliki karakteristik disain lambung khusus untuk penyamaran, tidak mudah dipantau radar musuh saat beroperasi. Untuk itu pada paper ini dilakukan kajian evaluasi desain kapal perang atau kapal patroli menggunakan prediksi nilai Radar Cross Section (RCS) lambung kapal. Pada penilaian RCS digunakan metode Shooting and Bouncing Ray (SBR) berdasarkan pendekatan Geometrics optics, memanfaatkan propagasi cahaya sebagai gelombang elektromagnetik lurus, dianalisa kekuatan arus serta dihitung besar dan arah pantulannya.  Semakin besar nilai RCS suatu objek bangunan kapal, akan semakin mudah kapal diditeksi radar musuh. Hasil kajian penilaian RCS pada desain kapal KC-OPV60 dibandingkan nilai standar kapal ukuran 60 m menunjukan nilai RCS masih setara dan memenuhi ketentuan. Dengan lebih memperkecil penilaian RCS disain kapal, diharapkan kapal perang/ kapal patroli akan mampu beroperasi secara optimal dalam menjalankan misi operasi secara aman tanpa terdeteksi radar.

References

PERMENHAN No. 24/ 2010, Master Plan Revitalisasi Industri Pertahanan, Kementerian Pertahanan RI, Desember 2010.

Kim K, Kim J.H, Choi T.M, Cho D.S, Development of radar cross section of analysis system of naval ships, International Journal Naval Architect Ocean Engineering, No. 4, 2012, SNAK, South Korea.

C. Wang, M. Chen, H. Lei, K. Yao, H. Li, W. Wen, D. Fang, Radar stealth and mechanical properties of a broadband radar absorbing structure, journal Composites Part B. No. 123, 2017, Elsevier.

Y.W. Nam, J. H. Choi, M.S. Jang, W.J. Lee, C.G. Kim, Radar-absorbing structure with nickel-coated glass fabric and its application to a wing aerofoil model, Journal Composite Structures No. 180, 2017, Elsevier.

Dispenal, Alutsista kebanggaan TNI AL dari masa ke masa, Buletin Sejarah TNI AL dan Kemaritiman : Info Historia, Vol. 4, No. 3 Okt-Des 2014, Markas Besar TNI AL - RI

A.I. Wahdiyat, Laporan Kajian simulasi Radar Cross Section pada desain Kapal Cepat Rudal-60 (KCR 60), Pustekinhan BPPT, Oktober 2017 (Tidak dipublikasikan).

E.F. Knott et. al, Radar Cross Section, Editor : Dedham, MA, Artech House, Inc. 1985.

L.Z. He, G. Xu at al, The research on calculation method of RCS of the electrically large scattering object, Journal of Senyang Institute of Aeronautical Engineering, Senyang-China, 2007.

E.F. Knott, A progression of high-frequency RCS prediction techniques, Proceeding of the IEEE, Vol. 73, No. 2, February 1985.

M. Skolnik, Radar Handbook 2nd Ed. McGraw-Hill, Inc.USA, 1990.

Vaitheeswaran, S.M, Gowthami, T.S, Prasad S, Yathirajam B, Monostatic radar cross section of flying wing delta planform, Engineering Science and Technology, an International Journal, No. 20, 2017, Elsevier.

Williams, Cramp, Curtis, Experimental study of the radar cross section of maritime targets, Electronic Circuits and Systems, Vol. 2, No. 4,July 1978, amended by I. Harre, 2004

Downloads

Published

2020-01-01