PENDEKATAN PEMODELAN ”DIAGRAM FUNDAMENTAL POLINOMIAL” UNTUK RUAS JALAN BEBAS HAMBATAN = MODELING APPROACH OF “POLYNOMIAL FUNDAMENTAL DIAGRAM” FOR FREE WAY SEGMENTS

Authors

  • Mulyadi Sinung Harjono Deputi Teknologi Industri Rancang Bangun dan Rekayasa - BPPT
  • Wimpie Agoeng Noegroho Aspar Deputi Teknologi Industri Rancang Bangun dan Rekayasa - BPPT

DOI:

https://doi.org/10.29122/mipi.v9i2.87

Abstract

Abstract Behaviour movement of vehicles on the highway segment is the basis for the development of a lot of traffic modeling. Development of traffic modeling on the number of vehicles is used macroscopically for an extensive road network. This study aims to find the relationship between the level of service to the fundamental diagram. Therefore, this relationship can be used to develop information systems for the transportation stakeholders or control the current flow on the freeway. The next research goal focuses on determining the average speed of vehicles effectively based on the level of service. Specific relationship between macroscopic parameters for specific traffic conditions on a single road section occurs when steady state conditions and equilibrium conditions were achieved. Average traffic conditions practically were taken on the measurements of macroscopic parameters after steady state is reached and valid. Modeling was obtained based on mapping the equilibrium conditions. The diagram between the macroscopic parameter is called the Fundamental Traffic Diagram for road segments. The results of the research showed that the highest vehicular traffic flow conditions gives maximum density of vehicles. If the average speed of vehicles on the condition of free flow determined in accordance maximum design speed of 120 km/h, the headway and each vehicle gap would be 1.5 seconds and 50 meters, respectively. It is very meaningful for policy makers to determine the flow traffic pattern and transport engineering. Abstrak Perilaku pergerakan banyak kendaraan pada ruas jalan bebas hambatan menjadi dasar bagi pengembangan banyak pemodelan lalu-lintas. Pengembangan pemodelan lalu-lintas jumlah kendaraan secara makroskopik dipergunakan pada jaringan jalan yang luas. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan hubungan antara tingkat pelayanan jalan dengan diagram fundamental. Dengan demikian hubungan ini dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan sistem informasi bagi pemangku kepentingan transportasi ataupun pengendalian aliran arus pada jalan bebas hambatan. Tujuan penelitian berikutnya menitik beratkan pada penentuan kecepatan rata-rata banyak kendaraan efektif berdasarkan tingkat pelayanan jalan. Hubungan spesifik antar parameter makroskopik untuk kondisi lalu lintas tertentu pada satu ruas jalan tunggal terjadi pada saat kondisi keadaan mantab dan kondisi equilibrium. Kondisi lalu lintas rata-rata secara praktis diambil pengukuran parameter makroskopik setelah kondisi stabil tercapai dan valid. Pemodelan yang diperoleh berdasarkan pada pemetaan kondisi equilibrium. Pada diagram antar parameter makroskopik tersebut disebut sebagai Diagram Fundamental Lalu-Lintas bagi ruas jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kondisi aliran arus kendaraan tertinggi diperoleh kepadatan kendaraan maksimum. Apabila kecepatan rata-rata banyak kendaraan pada kondisi arus bebas (free flow) ditetapkan sesuai kecepatan maksimum desain yaitu 120 km/jam, maka diperoleh headway dan gap masing-masing kendaraan adalah 1,5 detik dan 50 meter. Diagram Fundamental Polinomial yang terjadi dapat membantu bagi pengambil kebijakan untuk menentukan pola aliran arus kendaraan, pengendalian optimal dan rekayasa transportasi.

Author Biographies

Mulyadi Sinung Harjono, Deputi Teknologi Industri Rancang Bangun dan Rekayasa - BPPT

Pusat Teknologi Industri dan Sistem Transportasi

Wimpie Agoeng Noegroho Aspar, Deputi Teknologi Industri Rancang Bangun dan Rekayasa - BPPT

Pusat Teknologi Industri dan Sistem Transportasi

Downloads

Published

2016-09-13