KAJIAN PERAN RISET DAN PENGEMBANGAN DALAM MENDUKUNG INDUSTRI KAKAO NASIONAL = STUDY ON THE ROLE OF RESEARCH AND DEVELOPMENT IN SUPPORTING INDONESIAN COCOA INDUSTRY

Authors

  • Lamhot P. Manalu LABTIAB Gedung 610

DOI:

https://doi.org/10.29122/mipi.v10i1.99

Abstract

Cocoa is commodities third largest foreign exchange earner after oil palm and rubber. In 2012 production totaled 833 310 tonnes of cocoa with an average growth of 1.56%. There are two major challenges in the development of the national cocoa industry, the increase in quantity (production and productivity) and quality. To support these efforts the role of research and development is needed to ensure that the procedures adopted are appropriate and fit. This study aims to study the role of research and development and other supporting factors in addressing the problems of the national cocoa. The study is in the form of survey respondents which are R&D institutes, universities and cocoa processing industry. The results show that there is a problem of national cocoa industry in all aspects, here the cultivation aspect is the biggest problem. The next aspects are mentoring, institutional, business scale, quality, policy, processing of intermediate products and processing of downstream products. The study also shows that there is still a lot of research results that can not be utilized by the cocoa industry, the rest has to be applied even if but only for a small scale so that the less significant. In the small and medium scale of cocoa enterprises, the equipment used is generally low capacity so inefficient.

 

ABSTRAK

Kakao merupakan komoditas perkebunan penghasil devisa terbesar ketiga setelah kelapa sawit dan karet. Pada tahun 2012 produksi kakao tercatat sebesar 833.310 ton dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 1,56%. Ada dua tantangan utama dalam pengembangan industri kakao nasional yaitu peningkatan kuantitas (produksi dan produktifitas) dan kualitas. Untuk mendukung usaha tersebut peran riset dan pengembangan (risetbang) sangat dibutuhkan untuk memastikan prosedur yang diterapkan sudah tepat dan sesuai.

Studi ini bertujuan untuk mempelajari peran risetbang serta faktor pendukung lainnya dalam menjawab permasalahan kakao nasional. Studi ini berupa hasil survey terhadap responden (pelaku risetbang kakao) yaitu lembaga penelitian dan pengembangan, universitas serta industri pengolahan kakao. Hasil kajian menunjukkan bahwa permasalahan industri kakao nasional terdapat pada semua aspek, dimana aspek budidaya merupakan permasalahan terbesar. Aspek berikutnya adalah penyuluhan, kelembagaan, skala usaha, mutu, kebijakan, pengolahan produk antara dan pengolahan produk hilir. Studi juga menunjukkan bahwa masih banyak hasil riset yang tidak dapat dimanfaatkan oleh industri kakao skala besar, sisanya walaupun telah bersifat aplikatif tetapi hanya untuk skala kecil sehingga kurang signifikan. Pada industri usaha skala kecil dan menengah umumnya peralatan yang digunakan berkapasitas rendah sehingga tidak efisien.

Author Biography

Lamhot P. Manalu, LABTIAB Gedung 610

Pusat Teknologi Agroindustri - BPPT

Downloads

Published

2016-09-13