KARAKTERISASI KOROSI BAJA PADUAN RENDAH DI LINGKUNGAN 60% LiBr PADA SUHU DIDIH = CORROSION CHARACTERIZATION OF LOW-ALLOY STEEL UNDER 60% LiBr ENVIRONMENT AT BOILING TERMPERATURE

Harsisto .

Abstract


Research-based characterization of low alloy steel chrome and
manganese is done because of the problem of corrosion and corrosion limit water evenly on low carbon steel. Based on the findings, the engine coolant is switched on-and off every day so there was influence of outside air and the decrease of the temperature to room temperature. Based on the research and discussion of the characteristics of the five types low alloy steel containing 0.5 wt% manganese in the medium 60% LiBr + 0.2% LiOH at a temperature of (150 ± 2) ° C and exposure to atmospheric air for 50 hours and 110 hours , it showed that the corrosion rate is dependent on the level of content of the chromium. In the addition of the chromium in low alloy steels exposed in the test solution, there is no consistency in the natural corrosion potential value, but in general all test objects were in a corroded state.
Keywords : air conditioner, low alloy steel, corrosion, LiBr, LiOH, the boiling temperature and the room temperature.

Abstrak


Penelitian karakterisasi baja paduan rendah berbasis krom dan mangan ini dilakukan karena adanya masalah korosi merata dan korosi batas air pada baja karbon rendah. Berdasar fakta di lapangan,mesin pendingin tersebut dilakukan “on-Off” setiap hari sehingga ada pengaruh udara luar dan turunnya suhu hingga suhu ruangan. Berdasarkan penelitian dan pembahasan tentang karakteristik 5 jenis baja paduan rendah dengan kandungan 0,5% berat unsur mangan dalam media 60% LiBr + 0,2% LiOH pada suhu(150±2) °C dan ekspos udara atmosfer selama 50 jam dan 110 jam, hasilnya menunjukkan bahwa laju korosi masih tergantung pada kadar kandungan unsur krom. Pada penambahan unsur krom dalam baja paduan rendah yang diekspos dalam larutan uji, tidak menunjukkan adanya konsistensi harga potensial korosi alaminya, tetapi secara umum semua benda uji berada dalam keadaan
terkorosi.

Kata Kunci : mesin pendingin ruangan, baja paduan rendah, korosi, LiBr,LiOH, suhu didih dan suhu ruangan.

Abstrak

Penelitian karakterisasi baja paduan rendah berbasis krom dan mangan ini

dilakukan karena adanya masalah korosi merata dan korosi batas air pada

baja karbon rendah.

Berdasar fakta di lapangan,mesin pendingin tersebut dilakukan “on-Off” setiap

hari sehingga ada pengaruh udara luar dan turunnya suhu hingga suhu

ruangan. Berdasarkan penelitian dan pembahasan tentang karakteristik 5

jenis baja paduan rendah dengan kandungan 0,5% berat unsur mangan

dalam media 60% LiBr + 0,2% LiOH pada suhu(150±2) °C dan ekspos udara

atmosfer selama 50 jam dan 110 jam, hasilnya menunjukkan bahwa laju

korosi masih tergantung pada kadar kandungan unsur krom. Pada

penambahan unsur krom dalam baja paduan rendah yang diekspos dalam

larutan uji, tidak menunjukkan adanya konsistensi harga potensial korosi

alaminya, tetapi secara umum semua benda uji berada dalam keadaan

terkorosi.

Kata Kunci : mesin pendingin ruangan, baja paduan rendah, korosi, LiBr,

LiOH, suhu didih dan suhu ruangan.


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.29122/mkk.v14i2.1660

Refbacks

  • There are currently no refbacks.