Desain dan Analisa Struktur Konstruksi Fairing Multibeam Echosounder (MBES) di Kapal Riset Baruna Jaya I BPPT menngunakan Metode Elemen Hingga (FEM)

Arfis Maydino Firmansyah Putra, Tris Handoyo, Kusnindar Priohutomo

Abstract


Revitalisasi peralatan di Kapal Riset Baruna Jaya I dilaksanakan oleh Balai Teksurla BPPT dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan survei hidrografi. Salah satu peralatan yang direvitalisasi adalah Multibeam Echosounder (MBES) untuk laut dalam. Peralatan ini dapat berfungsi untuk pemetaan dasar laut dengan kedalaman sampai dengan 11.000 m dan merupakan yang pertama dimiliki oleh Pemerintah Indonesia. Dalam prosesnya MBES membutuhkan suatu dudukan di badan kapal sehingga peralatan dapat tersambung secara langsung dengan operator diatas kapal. Pada riset ini dibuat desain konstruksi dudukan MBES yang memenuhi kriteria kekuatan konstruksi berdasarkan peraturan class Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) menggunakan metode elemen hingga (Finite Element Method – FEM). Terdapat 3 (tiga) kondisi pembebanan dalam analisis numerik FEM ini, yaitu: Kondisi A (pembebanan hidrostatik), Kondisi B  (pembebanan sensor) dan Kondisi C (pembebanan hidrostatik dan sensor). Hasil dari perhitungan menggunakan FEM pada riset ini menunjukkan bahwa von missess stress yang dihasilkan pada kondisi pembebanan A, B dan C adalah 63,20 Mpa, 3,39 Mpa dan 63,9 Mpa, dimana nilai tegangan yang dihasilkan dari analisa FEM lebih kecil dari tegangan izin yang disyaratkan oleh BKI yaitu 180 Mpa. Hasil riset menunjukkan bahwa desain struktur Transducer Fairing Construction memenuhi desain tegangan ijin dari peraturan klas BKI, yang menunjukkan bahwa fairing MBES cukup aman secara konstruksi bila dipasang di lambung KR Baruna Jaya I.

Kata kunci: KR Baruna Jaya, Multibeam Echosounder (MBES), stress analysis, Metode Elemen Hingga (FEM)

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.29122/jurnalwave.v13i1.3496

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


| ISSN cetak 1978-886X    | ISSN online 2614-641X |