Model Penataan Kawasan Situ Untuk Reduksi Risiko Bencana Banjir di Jakarta

Main Article Content

Lian Yuanita Andikasari, Deliyanti Ganesha

Abstract

Banjir secara ekologis merupakan peristiwa fisik yang terjadi di dalam lingkungan hidup manusia. Keterbatasan lahan yang tidak dapat menampung pembangunan di wilayah Jakarta, memicu pembangunan di daerah sekitar aliran sungai. Pembangunan di daerah sekitar aliran sungai telah mengubah pola penggunaan lahan. Daerah sekitar sungai merupakan dataran banjir sehingga jika daerah tersebut dibangun menjadi tempat tinggal ataupun permukiman maka permukiman tersebut akan terkena dampak jika air sungai meluap dan menyebabkan banjir. Wilayah Jakarta dilewati oleh 13 sungai yang sering meluap pada musim hujan termasuk Kali Angke dan Pesanggrahan. Penggunaan lahan pada DAS Angke-Pesanggrahan sangat mempengaruhi terjadinya banjir di DAS Angke - Pesanggrahan. Semakin banyak area terbangun pada DAS tersebut maka area penyerapan air juga semakin sedikit sehingga membuat air di Kali Angke dan Pesanggrahan meluap dan menyebabkan banjir. Sehingga perlu adanya klasifikasi tipe zona pemukiman dan juga beberapa metode penyerapan air seperti biopori dan sumur resapan sebagai salah satu cara untuk reduksi risiko banjir.

Article Details

Section
Articles

References

Harisuseno, Donny. 2013. Studi Sebaran Kawasan Resapan (Permeable Area) pada Berbagai Tipe Penggunaan Lahan. Malang: Universitas Brawijaya.

Google Earth, 2015.

Google Street Map, 2016.

Kwarsa Hexagon, PT. Studi Pendahuluan Penanganan Konservasi dan Pengembangan Sumberdaya Air di Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane, Direktorat Sungai dan Danau, Direktrat Jenderal Penataan Ruang dan Pengembangan Wilayah, Departemen Kimpraswil.

Murtono, Teggu. 2013. Zonasi Imbuhan Air Tanah Pada Daerah Aliran Sungai Lahumbuti Provinsi Sulawesi Tenggara. Makassar: Teknik Geologi Universitas Hasanudin.

Rosyidie, Arief. 2013. Banjir: Fakta dan Dampaknya, Serta Pengaruh dari Perubahan Guna Lahan. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, Vol. 24 No. 3, Desember 2013, hlm.241 – 249.

Survei Lapang, 2016.

Syarif, Achmad. 2008. Wilayah Banjir di Hilir Kali Angke Tahun 2002. Depok: Universitas Indoensia.

Subandriyo, Pitoyo, dkk. 2006. Pengendalian Banjir Kali Pesanggrahan Berwawasan Terpadu dan Berkelanjutan.

Zubaidi, A. 2003. Revitalisasi Situ-Situ di Jabodetabek. Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah, Departemen Dalam Negeri.