Konsep Desain Pengembangan Kawasan Tod Pada Kawasan Rawan Bencana Rob, Studi Kasus Stasiun Semarang Tawang

Main Article Content

Dwi Abad Tiwi

Abstract

Konsep pengembangan Kawasan Transit Oriented Development (TOD) merupakan hal baru di Indonesia. Berdasarkan pengalaman di luar negeri, telah dikenal 4 macam konsep pengembangan Stasiun dan Kawasan TOD, yaitu Skala Regional, Skala Koridor, Skala Area Stasiun, dan Skala Tapak. Peraturan Menteri Nomer 16 tahun 2017 juga sudah mengakomodasi pengembangan Kawasan TOD. Beberapa kriteria dan indicator untuk pengembangan Kawasan TOD juga telah disediakan

Article Details

Section
Articles

References

BPPT, 2017. Pra Studi Kelayakan untuk Pengembangan Kereta Cepat Jakarta Surabaya (tidak dipublikasikan).

National Academies of Sciences, Engineering, and Medicine, 2004. Transit-Oriented Development in the United States: Experiences, Challenges, and Prospects. Washington, DC: The National Academies Press. https://doi.org/10.17226/23360.

Peraturan Menteri ATR-BPN, no 16 tahun 2017 tentang Pedoman Pengembangan Kawasan TOD.

Peraturan Menteri Perhubungan RI no PM.29 Tahun 2011 tentang Persyaratan Teknis Bangunan Stasiun Kereta Api.

Peraturan Menteri Perhubungan RI No PM.48 Tahun 2015 tentang Standard Pelayanan Minimum Angkutan Orang dgn Kereta Api.

R. Kasfari, B. Yuwono, and M. Awaluddin, "PENGAMATAN PENURUNAN MUKA TANAH KOTA SEMARANG TAHUN 2017," Jurnal Geodesi Undip, vol. 7, no. 1, pp. 120-130, Jan. 2018. [Online].

RDTR Kecamatan Tanjung Mas dan RTRW Kota Surabaya Tahun 2014-2034