ANALISIS BIAYA MANFAAT BERBAGAI TEKNIK REMEDIASI AIR TERPRODUKSI DARI KEGIATAN INDUSTRI MINYAK DAN GAS BUMI

Main Article Content

Nugroho Adi Sasongko
Rani Agustiani
Khusnul Khotimah

Abstract

Industri minyak dan gas memainkan peran penting dalam menghasilkan keuntungan bagi devisa dan
pembangunan ekonomi Indonesia. Kegiatan eksplorasi dan produksi memberikan dampak negatif
terhadap lingkungan, contohnya adalah air terproduksi.Untuk mengatasi kondisi lingkungan yang
terkontaminasi minyak dan gas bumi dapat dilakukan dengan bioremediasi. Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk membandingkan dan menganalisis efisiensi setiap teknik bioremediasi mengenai biaya
dan manfaat kualitatif dan kuantitatif yang digunakan untuk penanganan industri limbah minyak dan
gas bumi. Manfaat lain yang dapat didapat yaitu untuk mendukung rasionalisasi Undang-Undang
Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan (PPLH) no. 128 pada tahun 2003, antara lain dengan
menggunakan bioremediasi sebagai teknik pemulihan lingkungan yang terkena kontaminasi dan
membantu industri minyak dan gas dalam pengelolaan limbah. Hasil penelitian ini menemukan bahwa
teknik bioremediasi yang dapat digunakan meliputi: (1) pengolahan landfarming; (2) pengolahan biocell; (3)pengolahan composite; (4) pengolahan bio-venting; (5) Pengolahan bio-slurry; (6) pengolahan
phytoremediation. Teknik bioremediasi terbaik adalah landfarming dan fitoremediasi. Landfarming
menghabiskan biaya sebesar USD 30 – USD 70 /m3. Proses pengolahan ini dapat mengurangi TPH
91,15% selama empat minggu masa pemulihan. Fitoremediasi memakan biaya USD 21,53 - USD
75,35/m3. Proses pengolahan ini dapat mengurangi TPH 36% selama satu setengah minggu masa
pemulihan. Metode ini menyumbang antara 1-10% dengan biaya produksi minyak mentah dari ladang
minyak dan gas.
Kata kunci: biodegradasi, bioremediasi, analisis biaya-manfaat, perlindungan lingkungan,
industri air minum, minyak dan gas.

Article Details

How to Cite
Sasongko, N. A., Agustiani, R., & Khotimah, K. (2020). ANALISIS BIAYA MANFAAT BERBAGAI TEKNIK REMEDIASI AIR TERPRODUKSI DARI KEGIATAN INDUSTRI MINYAK DAN GAS BUMI. Jurnal Energi Dan Lingkungan (Enerlink), 13(2). https://doi.org/10.29122/elk.v13i2.4269
Section
ARTICLE