INVESTIGASI TANAH LOKASIPEMBANGUNAN REAKTOR PLTBG DI PKS SEI PAGAR, PTPN 5

Main Article Content

Dwi Lukman Hakim
Novio Valentino
Ade Syafrinaldy

Abstract

Tahap pertama yang harus dilakukan dalam pembangunan pembangkit listrik tenaga biogas (PLTBg)
adalah perencanaan lokasi. Lokasi yang ideal adalah lokasi yang dekat dengan bahan baku dan harus
dekat dengan daerah yang memiliki jaringan listrik untuk memastikan bahwa listrik yang dihasilkan
dapat disalurkan. Ketersediaan bahan baku limbah cair POME (Palm Oil Mill Effluent) yang
berkelanjutan dan dapat diandalkan merupakan aspek penting bagi proyek biogas karena volume
pasokan limbah bisa bervariasi sepanjang tahun. Karakteristik limbah cair POME, dan kondisi
pasokan dapat diperoleh dari survei dan pengambilan sampel limbah. Pembangunan PLTBg
ditetapkan berlokasi di PKS (Pabrik Kelapa Sawit) Sei Pagar, PTPN 5, Riau.Kegiatan perencanaan
lokasi ini ditekankan pada penyelidikan tanah dengan cara sondir dan pengambilan sampel tanah
menggunakan alat bor serta analisissampel tanah. Analisis kondisi tanah bertujuan untuk
mengevaluasi kondisi lapisan tanah yang ada di lokasi dan mengetahui letak kedalaman tanah keras
serta untuk mendapatkan data parameter tanah yang akan digunakan sebagai dasar perhitungan
dalam perencanaan pondasi dan design infrastruktur perencanaan pembangunan reaktor CSTR.
Berdasarkan analisis daya dukung tanah dan hasil standard penetration test (SPT) diperoleh
perhitungan pemancangan perlu dilakukan sampai kedalaman 12,00 meter di bawah muka tanah
dengan diameter tiang pancang diatas 60 cm.Selain itu, dari perhitungan daya dukung pondasi
diketahui titik BH.02 memiliki daya dukung tanah yang tidak konsisten sehingga terindikasi merupakan
tanah hasil timbunan. Oleh karena itu perlu dilakukan revisi lay-out biogas plant.
Kata kunci: investigasi tanah, uji tanah, pembangkit listrik tenaga biogas, POME

Article Details

How to Cite
Hakim, D. L., Valentino, N., & Syafrinaldy, A. (2020). INVESTIGASI TANAH LOKASIPEMBANGUNAN REAKTOR PLTBG DI PKS SEI PAGAR, PTPN 5. Jurnal Energi Dan Lingkungan (Enerlink), 14(2). https://doi.org/10.29122/elk.v14i2.4276
Section
ARTICLE