KARAKTERISTIK INDEKS KINERJAPEMBANGKIT PL TU DI INDUSTRI PENYEDIAENERGI

Main Article Content

Achmad Hasan

Abstract

PT . PLN sebagai operator pembangkit listrik utama di Indonesia, selalu berupaya untuk meningkatkan
efisiensi produksi dengan melakukan penurunan biaya operasi tetapi tetap menghasilkan kualitas
produksi yang baik. Namun demikian pemadaman yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia,
diduga terutama disebabkan terbatasnya daya mampu pembangkit dan kerusakan yang terjadi di
beberapa pembangkit. Audit kinerja operasional pembangkit listrik dapat memberikan gambaran
kondisi yang sebenarnya dari pusat-pusat pembangkit PLN, sebagai dasar dalam menentukan
langkah-langkah perbaikan ke depan untuk kepentingan PLN. Makalah ini membahas kinerja
beberapa PL TU milik PT . PLN. Dalam analisa kinerja tersebut digunakan beberapa indek antara lain
faktor kapasitas (CF), faktor ketersediaan operasi (OAF), pemakain spesifik bahan bakar (SFC), dan
melakukan benchmarking terhadap standar North America Electricity Reliability Council (NERC).
Observasi dilakukan terhadap 4(empat) unit PL TU untuk menilai indeks kinerjanya. Hasil yang
diperoleh menunjukkan hasil yang berbeda antara PL TU yang diobservasi. Untuk CF , hampir seluruh
unit PL TU yang diobservasi memiliki CF diatas standar NERC kecuali PL TU-2 yang sedang menjalani
shutdown untuk repowering, namun dalam OAF , terdapat dua unit PL TU yang menunjukkan
penurunan yang signifikan. Dari analisa yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa dari 4 unit PL TU
yang diobservasi, berdasarkan indeks performansinya, 2 unit bekerja normal, dan 2 unit perlu
perhatian dalam hal kondisi operasional komponen PL TU tersebut. (North American Electric Reliability
Corporation).
Kata kunci: PL TU, pembangkit, indeks performansi, NERC

Article Details

How to Cite
Hasan, A. (2020). KARAKTERISTIK INDEKS KINERJAPEMBANGKIT PL TU DI INDUSTRI PENYEDIAENERGI. Jurnal Energi Dan Lingkungan (Enerlink), 9(1). https://doi.org/10.29122/elk.v9i1.4303
Section
ARTICLE