PERBANDINGAN EMISI GAS RUMAH KACAT AHUN 2009 P ADALIMAKOT ABESAR INDONESIA

Main Article Content

La Ode Muhammad Abdul Wahid

Abstract

T otal emisi CO e yang disebabkan oleh konsumsi energi dan penimbunan sampah di Kota Jakarta
2
mencapai 38,84 juta ton CO e atau tiga kali lebih besar dari kota-kota lain. Lebih dari 92% emisi CO e
2 2
yang timbul terjadi akibat konsumsi energi final, di mana semakin metropolis suatu kota, semakin
banyak emisi CO e yang timbul akibat konsumsi listrik. Selain itu, emisi CO e per kapita di Kota
2 2
Surabaya merupakan yang tertinggi di antara kota yang dianalisis, namun kota Jakarta merupakan
kota dengan risiko polusi udara tertinggi akibat kepadatan penduduknya. Hasil analisis menunjukkan
bahwa setiap ton CO e emisi yang dihasilkan di Kota Jakarta menghasilkan Rp. 10.980.000 rupiah
2
PDRB (harga konstan 2000), jauh lebih tinggi dibandingkan kota-kota lain, yang disebabkan oleh
konsumsi energi dan produksi limbah jauh lebih tinggi. Emisi CO e per kapita kota Jakarta dan
2
Surabaya pada tahun 2009 mendekati emisi CO e per kapita kota Seoul pada tahun 2006 dan pada
2
tahun 2025 diperkirakan mendekati emisi CO e per kapita kota Los Angeles pada tahun 2000. Dalam
2
rangka mengurangi emisi CO e, maka perlu dilakukan mitigasi gas rumah kaca, kegiatan mitigasi 2
menjadi tinggi pada kegiatan mitigasi yang kewenangan pemerintah daerah tinggi.
Kata kunci: emisi GRK, energi, dan limbah padat

Article Details

How to Cite
Abdul Wahid, L. O. M. (2020). PERBANDINGAN EMISI GAS RUMAH KACAT AHUN 2009 P ADALIMAKOT ABESAR INDONESIA. Jurnal Energi Dan Lingkungan (Enerlink), 9(1). https://doi.org/10.29122/elk.v9i1.4305
Section
ARTICLE