SISTEM PENYEMAIAN AWAN DARI DARAT DENGAN DRONE MENGGUNAKAN BAHAN SEMAI 2-5 MICROMETER

Main Article Content

Tarida Simanjuntak
Purwadi Purwadi
Dr. Halda Aditya Belgaman, S.Si, M.S.M
Findy Renggono
Muhamad Djazim Syaifullah
Krisna Adhitya
M Fadhlan Thalib
M. Ikhwan Abdurrahman
Ryan Pramana

Abstract

Kelangkaan awan pada saat musim transisi menyebabkan penggunaan pesawat terbang untuk kegiatan modifikasi cuaca menjadi tidak efisien, sedangkan penyemaian awan dari darat sangat terbatas wilayahnya bergantung dari posisi menara Ground Based Generator (GBG) dibangun. Perbaikan sistem penyemaian awan dari darat telah dilakukan dengan menggunakan drone pertanian yang dimodifikasi. Dengan menambahkan sistem penyemburan pada tangki yang telah tersedia, drone dapat digunakan untuk menyemai awan menggunakan bahan semai serbuk berukuran 2-5 mikrometer. Drone akan dioperasikan di wilayah pegunungan dengan menyasar pada awan-awan orografis. Hasil studi explorasi menunjukkan bahwa Drone Agras MG 1 P memenuhi spesifikasi yang dibutuhkan dengan penambahan sistem pengeluaran bahan semai serbuk. Uji sistem penyemaian menunjukkan bahwa bahan semai dapat menyembur keluar sampai ~1,4 meter dari ujung cerobong

Article Details

Section
Articles

References

Axisa D., & DeFelice T.P. (2016). Modern and Prospective Technologies for Weather Modification Activities: A Look at Integrating Unmanned Aircraft Systems. Atmospheric Research. 178-179, 114–124. doi: 10.1016/j.atmosres.2016.03.005.

DeFelice T.P., & Axisa D. (2017). Modern and Prospective Technologies for Weather Modification Activities: Developing A Framework for Integrating Autonomous Unmanned Aircraft Systems. Atmospheric Research. 193, 173–183. doi: 10.1016/j.atmosres.2017.04.024.

Harsanti D, Adhitya K, Safrizal S. (2021). Fabrication Of 2-5 µM Hygroscopic Seeding Material for Rain Enhancement Purposes, Jurnal Sains & Teknologi Modifikasi Cuaca, Vol. 22 (10), P. 35-39. doi: 10.29122/jstmc.v22i1.4599.

Israr, H., Abdullah, M., & Mat, S. (2016). An Overview Of Using Unmanned Aerial Vehicle As An Alternative Solution For Cloud Seeding Process. Journal of Transport System Engineering, 1, 01–07. Retrieved from https://jtse.utm.my/index.php/jtse/article/view/77.

Jung, W., Cha J.W., Ko, A.-R., Chae S., Ro Y., Hwang H.J., Kim B.Y., Ku J.M., Chang K.H., and Lee C. (2022). Progressive and Prospective Technology for Cloud Seeding Experiment by Unmanned Aerial Vehicle and Atmospheric Research Aircraft in Korea. Advances in Meteorology,1687-9309. doi: 10.1155/2022/312867.

Purwadi P., & Seto, T.H., (2014). Desain Konseptual Ground-Based Generator (GBG) Otomatis dan Konsep Operasional Berbasis Wireless Sensor Network (WSN), Jurnal Sains & Teknologi Modifikasi Cuaca, 15 (1), 9-14. doi: 10.29122/jstmc.v15i1.2651.

Purwadi, P., Sunarto, F., Muttaqin, A., & Seto, T.H., (2014). Aplikasi Mobile Zeppeline sebagai Media Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) dan Penipisan Polutan Udara (Asap), Jurnal Sains & Teknologi Modifikasi Cuaca, 15 (2), 57-63. doi: 10.29122/jstmc.v15i2.2671.

Renggono, F., Mahally, K., Krisna, A., Purwadi, Halda, A.B., Saraswati, D., Rahmawati, S., Erwin, M., Edvin, A., Jon, A. (2022). Hygroscopic Ground-Based Generator Cloud Seeding Design; A Case Study from the 2020 Weather Modification in Larona Basin Indonesia, Atmosphere, 13(6), 968. doi: 10.3390/atmos13060968.

Renggono, F. (2011). Pola sebaran hujan di DAS Larona. Jurnal Sains & Teknologi Modifikasi Cuaca, 12(1), 17-24. doi: 10.29122/jstmc.v12i1.2186.

Renggono, F. (2015). Analisis Kemunculan Awan Hujan Berdasarkan Jenisnya untuk Mendukung Kegiatan Modifikasi Cuaca. Jurnal Sains & Teknologi Modifikasi Cuaca, 16(2), 83-89. doi: 10.29122/jstmc.v16i2.1050.

Tjasyono, Bayong. (2007). Proses Fisis–Dinamis Awan dan Modifikasinya. Seminar Monitoring dan Evaluasi Teknologi Modifikasi Cuaca untuk Pencapaian Peningkatan Produksi Beras 2 Juta Ton. UPT Hujan Buatan – BPPT. 30 Mei 2007. Jakarta.

Rosenfeld, D., Axisa, D., Woodley, W. L., & Lahav, R. (2010). A Quest for Effective Hygroscopic Cloud Seeding. Journal of Applied Meteorology and Climatology, 49(7), 1548–1562. http://www.jstor.org/stable/26173835.

Segal, Y., Khain, A., Pinsky, M., and Rosenfeld, D. (2004). Effects of hygroscopic seeding on raindrop formation as seen from simulations using a 2000-bin spectral cloud parcel model. Atmos. Res.,71, 3–34. doi: 10.1016/j.atmosres.2004.03.003.

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>