STATUS DAN KARAKTERISTIK PENCEMARAN DI WADUK KASKADE CITARUM
Main Article Content
Abstract
Sungai Citarum yang memiliki 3 waduk dan berfungsi sangat multiguna;
diindikasikan telah tercemar limbah organik dan logam berat. Mengingat
pencemaran tersebut dapat mengakibatkan hilangnya fungsi air sungai/waduk sebagai bahan baku air bersih, wisata dan media budidaya ikan dengan KJA maka informasi mengenai status pencemaran yang dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya sangat diperlukan. Untuk memberikan informasi yang benar dan ilmiah tentang status dan karakteristik pencemaran di waduk kaskade Citarum itulah paper ini disusun.
Hasil analisis terhadap data yang ada mengungkapkan bahwa Waduk
Saguling tercemar berat oleh limbah anorganik dan organik yang berturut-
turut berasal dari limbah industri dan, pemukiman . Waduk Cirata tercemar
berat oleh limbah organik, yang utamanya dari limbah perikanan KJA yang
beroperasi didalamnya. Waduk Juanda tercemar limbah organik dari KJA
yang beroperasi Cirata dan Juanda. Kesimpulan mengenai tingkat dan
sumber pencemaran yang berbeda di ketiga waduk ini, selain akan berguna
dalam perencanaan pengelolaan waduk-waduk tersebut, juga sangat menarik karena selama ini penyebab pencemaran organik di waduk dan sungai hanya dialamatkan pada limbah pemukiman dan industri, sedangkan limbah KJA diabaikan.
diindikasikan telah tercemar limbah organik dan logam berat. Mengingat
pencemaran tersebut dapat mengakibatkan hilangnya fungsi air sungai/waduk sebagai bahan baku air bersih, wisata dan media budidaya ikan dengan KJA maka informasi mengenai status pencemaran yang dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya sangat diperlukan. Untuk memberikan informasi yang benar dan ilmiah tentang status dan karakteristik pencemaran di waduk kaskade Citarum itulah paper ini disusun.
Hasil analisis terhadap data yang ada mengungkapkan bahwa Waduk
Saguling tercemar berat oleh limbah anorganik dan organik yang berturut-
turut berasal dari limbah industri dan, pemukiman . Waduk Cirata tercemar
berat oleh limbah organik, yang utamanya dari limbah perikanan KJA yang
beroperasi didalamnya. Waduk Juanda tercemar limbah organik dari KJA
yang beroperasi Cirata dan Juanda. Kesimpulan mengenai tingkat dan
sumber pencemaran yang berbeda di ketiga waduk ini, selain akan berguna
dalam perencanaan pengelolaan waduk-waduk tersebut, juga sangat menarik karena selama ini penyebab pencemaran organik di waduk dan sungai hanya dialamatkan pada limbah pemukiman dan industri, sedangkan limbah KJA diabaikan.
Article Details
Issue
Section
RESEARCH ARTICLES
JTL provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
JTL by PTL-BPPT is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. Permissions beyond the scope of this license may be available at http://ejurnal.bppt.go.id/index.php/JTL